18.069 Rumah Tangga di Jatim Terima Sambungan Listrik Gratis

Kementerian ESDM menyalurkan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) kepada ribuan rumah tangga di Jawa Timur.
Shabrina Paramacitra
10 Desember 2022, 10:06
ESDM Listrik Jatim
Katadata (Courtesy of Kementerian ESDM)

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan 80.000 rumah tangga di Indonesia mendapatkan sambungan listrik gratis dari pemerintah tahun ini. Hal itu diwujudkan lewat program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Khusus di Provinsi Jawa Timur (Jatim), Kementerian ESDM menyalurkan bantuan tersebut kepada 18.069 rumah tangga.

Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari mengatakan, hingga 8 Desember 2022 telah tersambung listrik untuk 18.069 rumah tangga di Jawa Timur, di mana penyambungan ini melebihi target yang sudah ditetapkan yaitu 18.022 sambungan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah men-support pemerintah. Bagaimana kita menyelenggarakan program yang sangat menyentuh masyarakat luas,” katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (10/12/2022).

Selain meningkatkan rasio elektrifikasi, Kementerian ESDM terus menyalurkan BPBL agar masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik tidak lagi tergantung pada penyediaan listrik dari lokasi lain di luar rumahnya. Ketersediaan listrik yang mumpuni juga diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup penerima BPBL.

General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi Jatim, Lasiran, mengatakan pihaknya terus berkolaborasi melaksanakan Program BPBL.

“Program BPBL ini menjadi bukti komitmen PLN, untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat tidak mampu dan listrik untuk kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

Senada, Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat, Moreno Soeprapto, mengatakan pihaknya terus bersinergi untuk menerangi Indonesia.

“Mudah-mudahan dengan kolaborasi ini (Indonesia) menjadi terang benderang, agar kita bisa memberikan penerangan di Malang Raya,” tuturnya.

Tak Lagi Menyalur Listrik

Siti Marwiah adalah satu dari 2.821 penerima manfaat BPBL di Kabupaten Bojonegoro, Jatim. Ia bersyukur karena keluarganya tak harus menyalur listrik lagi dari rumah lain. Sebelumnya, warga Desa Samberan, Kecamatan Kanor, itu terbiasa menyalur listrik dari rumah orang tuanya.

“Terima kasih, saya merasa senang mendapat listrik sendiri. Sekarang tidak menyalur lagi,” ujarnya.

Selain di Bojonegoro, BPBL juga disalurkan kepada 551 rumah tangga di Kabupaten Lamongan dan 2.343 rumah tangga di Kabupaten Malang.

Atas tersalurkannya bantuan tersebut, Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM M.P. Dwinugroho berharap BPBL dapat membantu masyarakat untuk lebih mandiri dengan mengakses listrik milik sendiri.

“Selain meningkatkan rasio elektrifikasi, program BPBL juga diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup dan kemandirian masyarakat. Dengan memiliki akses listrik sendiri, masyarakat penerima manfaat BPBL diharapkan tidak lagi tergantung penyediaan listrik dari tetangga,” jelasnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...