Menteri Maman Dorong Penguatan Kuliner UMKM, Potensi Besar Tarik Wisatawan

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mendorong penguatan gastronomi pariwisata dari sektor UMKM untuk menguatkan diplomasi Indonesia.
Tim Publikasi Katadata
18 Oktober 2025, 13:19
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mendorong penguatan gastronomi pariwisata berbasis UMKM.
Kementerian UMKM
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mendorong penguatan gastronomi pariwisata berbasis UMKM.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendorong penguatan pariwisata kuliner berbasis UMKM sebagai jembatan yang menghidupkan ekonomi rakyat sekaligus memperkenalkan cita rasa Indonesia kepada dunia.

“Kita harus mendorong dan memperkuat gastronomy tourism hub. Hub ini akan menjadi etalase kuliner daerah, tempat pelatihan, pusat inovasi, sekaligus wadah kurasi produk unggulan berbasis kearifan lokal,” ujar Menteri UMKM Maman dalam sambutannya pada The 5th International Conference on Tourism, Gastronomy and Tourist Destination di Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (17/10).

Maman menjelaskan gastronomi pariwisata berbasis UMKM ini menjadi program peningkatan ekonomi sekaligus gerakan nasional untuk membangun kebanggaan dan kesejahteraan bangsa.

“Sejatinya, kuliner adalah bahasa universal yang menghubungkan manusia, dan UMKM merupakan jembatan yang menghidupkan ekonomi rakyat,” ujarnya.

Ia menekankan besarnya potensi sektor UMKM di Indonesia, yang jumlahnya mencapai sekitar 57 juta pengusaha dan menyumbang 61,2% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menyerap 97% tenaga kerja nasional.

“Potensi besar ini harus kita dukung, termasuk UMKM di sektor kuliner dan pariwisata, dalam pengembangan usaha serta perluasan pasar baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” kata Maman.

Kontribusi Tata Boga buat Pariwisata

Dalam beberapa tahun terakhir, sektor pariwisata mengalami transformasi besar. Wisatawan kini tidak hanya mencari keindahan alam, tetapi juga pengalaman autentik, termasuk melalui wisata kuliner.

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara dengan keragaman rempah terbesar di dunia. Tercatat ada sekitar 30.000 spesies rempah, menempatkan Indonesia pada peringkat kelima sebagai negara penghasil rempah setelah India, Turki, Bangladesh, dan China.

Menurut data United Nations World Tourism Organization (UNWTO), lebih dari 35% wisatawan dunia memilih destinasi berdasarkan daya tarik kulinernya. Di Indonesia, sektor kuliner menyumbang hampir 41% dari total PDB ekonomi kreatif nasional.

“Artinya, gastronomi telah menjadi jantung dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia,” ujar Maman.

Ia juga mengungkapkan rencana peluncuran Program Holding UMKM, yaitu pengembangan ekosistem kemitraan bisnis UMKM berbasis klaster, yang mencakup sektor pariwisata dan kuliner.

“Melalui mekanisme ini, UMKM di sektor kuliner dan pariwisata dapat memperkuat kolaborasi, meningkatkan skala usaha, dan lebih mudah masuk ke rantai pasok global. Dengan demikian, UMKM kita tidak lagi hanya menjadi pemain lokal, tetapi juga aktor penting di tingkat internasional,” katanya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Arif Hulwan

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...