Momen Gotong Royong Warga Aceh dan Staf PLN Tarik Truk Pembawa Material Listrik

Puluhan warga gotong royong dengan petugas PLN menarik truk yang membawa material perbaikan kelistrikan yang harus melintasi jalan terjal berlumpur.
Image title
31 Desember 2025, 13:49
Sejumlah petugas PLN mengatur muat barang berupa genset listrik berkapasitas 250 kVa untuk menyuplai kebutuhan listrik beberapa insfrastruktur vital di Takengon, Aceh Tengah, Sabtu (6/12/2025).
BNPB
Sejumlah petugas PLN mengatur muat barang berupa genset listrik berkapasitas 250 kVa untuk menyuplai kebutuhan listrik beberapa insfrastruktur vital di Takengon, Aceh Tengah, Sabtu (6/12/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Aceh Tengah — Semangat gotong royong kembali menjadi kunci dalam menghadapi keterbatasan pascabencana. Puluhan warga Kampung Arul Badak, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, bahu-membahu membantu menarik truk pengangkut material kelistrikan yang kesulitan melintasi jalan terjal dan berlumpur menuju wilayah mereka.

Aksi kebersamaan tersebut terekam dalam video pada Minggu (28/12). Dalam rekaman itu, lebih dari 50 warga terlihat bersama petugas PLN menarik truk milik Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Takengon. Kendaraan tersebut membawa material perbaikan kelistrikan dan harus melintasi jalan tanah yang dipenuhi lumpur serta sisa material longsor.

“PLN ULP Takengon bersama masyarakat Arul Badak, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, bahu-membahu menarik mobil pengangkut material perbaikan kelistrikan. Semangat gotong royong membangun negeri,” tulis akun @lintasgayo dalam unggahannya.

Kondisi medan yang berat memang menyulitkan kendaraan operasional PLN menjangkau sejumlah wilayah yang masih terisolasi. Dalam kesempatan lain, sebuah mobil pikap operasional PLN sempat terjebak di lumpur. Namun, berkat dorongan bersama warga, kendaraan tersebut akhirnya berhasil melewati jalur yang sulit.

Meski harus menghadapi jalan licin dan berlumpur, semangat petugas tidak surut untuk memulihkan pasokan listrik yang terdampak bencana. Di lokasi, sejumlah petugas terlihat memanjat tiang listrik untuk memperbaiki kabel serta komponen jaringan yang mengalami kerusakan.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, hingga saat ini masih terdapat beberapa kampung yang terisolasi akibat akses darat yang belum pulih sepenuhnya. Bahkan, tiga desa di Kecamatan Bintang—Desa Serule, Atu Payung, dan Jamur Konyel—hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki.

Meski demikian, distribusi bantuan logistik serta pemenuhan kebutuhan energi bagi warga di ketiga desa tersebut tetap dilakukan melalui jalur udara, sembari menunggu akses darat kembali terbuka.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...