BenQ Luncurkan Interactive Display Berbasis AI
BenQ meluncurkan generasi terbaru interactive display berbasis kecerdasan buatan (AI) serta sistem wireless presentation tanpa driver guna mendukung kebutuhan pendidikan dan dunia kerja modern.
Produk yang diperkenalkan adalah BenQ Board Pro RP05 dan BenQ Board Master RM05 untuk sektor pendidikan, serta InstaShow VS25 dan WDC15 untuk kebutuhan meeting dan kolaborasi hybrid.
Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen BenQ dalam menghadirkan solusi teknologi yang canggih, namun tetap aman dan mudah digunakan. Seiring meningkatnya adopsi hybrid learning dan hybrid meeting, BenQ memadukan on-device AI, keamanan tingkat enterprise, serta rancangan yang berorientasi pada pengguna dalam produk terbarunya.
Untuk sektor pendidikan, BenQ mengusung pendekatan Bring Your Own Device (BYOD) yang memungkinkan siswa dan pengajar menggunakan perangkat pribadi secara fleksibel dan aman. Sementara di sektor korporasi, konsep Bring Your Own Meeting (BYOM) dihadirkan untuk mempermudah kolaborasi lintas perangkat dan platform dalam rapat hybrid.
“AI memiliki potensi yang sangat besar dalam dunia pendidikan, dengan catatan jika cepat, aman, dan mudah digunakan oleh guru,” ujar Dumas Chen selaku Sub Regional Director BenQ, Kamis (5/2/2026).
“Melalui RP05 dan RM05, kami menghadirkan performa true on-device AI yang dipadukan dengan tools yang dirancang secara matang, sehingga guru dapat fokus pada hal yang paling penting, yaitu pengalaman belajar siswa," imbuhnya.
Menurut Chen, BenQ AI dikembangkan sebagai rangkaian aplikasi dan tools yang terintegrasi dalam proses belajar.
“BenQ AI dirancang agar terasa sebagai perpanjangan dari proses belajar di kelas. Dengan mengombinasikan on-device intelligence dan tools pengajaran yang praktis, kami membantu pendidik menghemat waktu, meningkatkan partisipasi di kelas, serta membuka cara-cara baru untuk mendorong rasa ingin tahu siswa,” terangnya.
Dari sisi teknologi, RP05 dan RM05 menjadi interactive display berukuran besar pertama yang dilengkapi Neural Processing Unit (NPU) dengan kemampuan hingga 10 TOPS. Teknologi ini memungkinkan pemrosesan AI secara real-time untuk fungsi seperti image recognition, gesture recognition, dan handwriting recognition.
Sistem perangkat lunaknya berjalan di atas infrastruktur Amazon Web Services (AWS) yang mendukung pengelolaan terpusat serta pembaruan keamanan berbasis cloud.
Sementara itu, InstaShow VS25 dan WDC15 dirancang untuk menghadirkan pengalaman meeting instan tanpa instalasi software, aplikasi, maupun jaringan tambahan.
“Visi kami untuk InstaShow selalu sederhana, teknologi harus memberdayakan pengguna, bukan menuntut perhatian mereka. Karena itu, generasi terbaru InstaShow menghadirkan true one-tap simplicity di seluruh lini produk,” ujar President Director of BenQ Indonesia Andryanto C. Wijaya.
Dari sisi keamanan, InstaShow dibekali hardware-level encryption, WPA3, HDCP compliance, serta sertifikasi CVSS 4.0. Khusus VS25, BenQ menambahkan WPA3 enterprise encryption untuk perlindungan koneksi yang lebih kuat.
Produk BenQ Board Pro RP05, BenQ Board Master RM05, serta InstaShow VS25 dan WDC15 kini tersedia melalui partner dan reseller resmi BenQ di Indonesia.
