Gandeng PTPP, Kementerian PU Rampungkan 69 SPPG di 15 Provinsi dalam 37 Hari

Kementerian PU bersama PT PP selesaikan 69 SPPG di 15 provinsi dalam 37 hari sebagai bagian dari dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sahistya Dhanesworo
Oleh Sahistya Dhanesworo - Tim Publikasi Katadata
22 April 2026, 11:40
Kementerian PU dan PTPP selesaikan pembangunan puluhan SPPG
Kementerian PU
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kementerian PU (Pekerjaan Umum) bersama PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menyelesaikan pembangunan 69 titik Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia hanya dalam waktu 37 hari.

Proyek yang dimulai pada 25 November 2025 tersebut merupakan bagian dari dukungan infrastruktur terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan nilai kontrak sebesar Rp507,80 miliar.

Adapun 69 fasilitas SPPG tersebut tersebar di berbagai wilayah, meliputi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga sejumlah provinsi di kawasan Indonesia Timur seperti Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Dengan adanya SPPG, pemerintah berharap kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan, dapat terpenuhi secara lebih optimal. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menekan angka malnutrisi dan stunting, meningkatkan konsentrasi belajar, serta meringankan beban ekonomi keluarga.

Dalam pelaksanaannya, PTPP mengedepankan berbagai inovasi untuk memastikan percepatan pembangunan tanpa mengorbankan kualitas. Salah satu strategi utama adalah penerapan sistem konstruksi modular yang memungkinkan proses pembangunan dilakukan secara simultan di berbagai lokasi.

Selain itu, perusahaan juga memanfaatkan dashboard monitoring berbasis digital yang terintegrasi untuk memantau progres proyek secara real-time, termasuk pengiriman material, tenaga kerja, hingga dokumentasi lapangan.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti mengapresiasi penyelesaian proyek tersebut. Ia menyatakan bahwa seluruh fasilitas telah selesai dengan baik dan siap untuk segera dimanfaatkan.

Sementara itu, Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan kapabilitas perusahaan dalam mengelola proyek berskala besar dengan waktu yang terbatas.

"Proyek ini sejalan dengan agenda prioritas nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendorong pembangunan yang inklusif dan merata," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (22/4).

Lebih lanjut, pembangunan SPPG diproyeksikan memberikan dampak ekonomi lanjutan bagi daerah. Selain menyerap tenaga kerja, proyek ini juga berpotensi mendorong pemberdayaan UMKM serta meningkatkan permintaan bahan pangan dari petani dan pelaku usaha lokal.

Ke depan, PTPP menyatakan akan terus berkomitmen menghadirkan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat luas.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...