Wujudkan Jakarta Jadi Kota Global, Pramono Anung Kunjungan ke Tiga Negara

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan lawatan ke tiga negara dalam rangka memperkuat kerjasama strategis untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global.
Sahistya Dhanesworo
Oleh Sahistya Dhanesworo - Tim Publikasi Katadata
22 April 2026, 14:39
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan kunjungan kerja ke Shenzhen (Tiongkok), Seoul (Korea Selatan), Tokyo, dan Kyoto (Jepang) pada 22–28 April 2026.

Lawatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperkuat diplomasi kota, memperluas jaringan kemitraan internasional, serta mempercepat transformasi Jakarta menuju Top 50 Global City pada 2030.

Dalam kunjungan tersebut, Pramono melakukan sejumlah agenda strategis, antara lain pertemuan bilateral dengan Executive Mayor of Shenzhen, pertemuan dengan Pemerintah Kota Shenzhen dan Shenzhen Metro, serta penandatanganan nota kesepahaman antara MRT Jakarta dan Shenzhen Metro.

Pramono juga dijadwalkan menghadiri JIEP Business Matching Forum 2026 dan roundtable discussion bersama Shenzhen Qianhai AI Industry Association, serta mengunjungi Qianhai Exhibition Hall dan bertemu dengan pimpinan Qianhai Administration Bureau.

Rangkaian kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan peluang kerja sama dan investasi di Jakarta.

Di Seoul, agenda kunjungan mencakup penandatanganan nota kesepahaman antara Jakarta dan Jeju, kunjungan ke Seoul Boramae Medical Center, serta Healing Breeze Clinic. Kunjungan ke dua fasilitas kesehatan ini menjadi bagian dari penjajakan kerja sama dan tolok ukur bagi pengembangan pelayanan kesehatan di Jakarta, khususnya RS Sumber Waras.

Sementara di Jepang, Gubernur Pramono dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Gubernur Tokyo untuk memperkuat kerjasama antar kota, termasuk tindak lanjut proyek inovasi hijau, diplomasi generasi muda, serta penguatan sinergi Jakarta–Tokyo dalam menjawab tantangan perkotaan di Asia.

Pramono juga akan menjadi pembicara pada G-NETS Leaders Summit 2026, forum bergengsi para pemimpin kota dunia yang membahas isu keberlanjutan, ketahanan iklim, dan masa depan kota-kota global.

Terdapat juga dua agenda lanjutan, yakni menjadi pembicara utama dalam kuliah umum di Kyoto University dan pertemuan dengan Asian Development Bank (ADB).

“Jakarta adalah laboratorium hidup transformasi perkotaan di Asia Tenggara. Tantangan iklim, banjir, kemacetan, hingga polusi udara yang kami hadapi bukan penghalang, melainkan pendorong inovasi," jelas Pramono Anung dalam pernyataan tertulis (22/4/2026).

Dengan kolaborasi lintas kota dan dukungan mitra internasional, lanjut dia, Jakarta siap bertumbuh menjadi kota kelas dunia yang layak huni dan berkelanjutan bagi semua warganya.

Melalui rangkaian kunjungan kerja ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat diplomasi kota, memperluas jaringan kemitraan internasional, dan mewujudkan visi Jakarta sebagai Kota Global yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...