Bisnis Indonesia Awards 2026 Anugerahkan Penghargaan kepada 60 Emiten, Korporasi

Bisnis Indonesia Awards 2026 memberikan penghargaan kepada 60 emiten dan korporasi atas kinerja unggul sepanjang 2025. Penghargaan juga diberikan kepada satu pemimpin korporasi sebagai Best CEO.
Septiani Teberlina
Oleh Septiani Teberlina - Tim Publikasi Katadata
3 Juli 2026, 17:43
Bisnis Indonesia Awards 2026 memberikan penghargaan kepada 60 emiten dan korporasi atas kinerja unggul, serta menganugerahkan penghargaan Best CEO kepada satu pemimpin korporasi.
Dok. Bisnis Indonesia
Bisnis Indonesia Awards 2026 memberikan penghargaan kepada 60 emiten dan korporasi atas kinerja unggul, serta menganugerahkan penghargaan Best CEO kepada satu pemimpin korporasi.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Jakarta – Bisnis Indonesia Group memberikan penghargaan kepada 60 perusahaan dan 1 orang pemimpin korporasi dalam ajang Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2026.

Bisnis Indonesia Awards (BIA) merupakan event tahunan yang rutin digelar oleh Bisnis Indonesia Group sejak 2002 sebagai bentuk apresiasi atas kinerja emiten dan korporasi yang dinilai unggul berdasarkan hasil penilaian kinerja keuangan secara kuantitatif maupun aspek kualitatif melalui proses penjurian.

Dalam BIA 2026, Bisnis Indonesia Group memberi penghargaan kepada 52 emiten bank dan nonbank, 8 perusahaan penerima special awards, dan 1 orang penerima penghargaan sebagai Best CEO.

Dari 52 emiten, sebanyak 13 perusahaan bergerak di sektor layanan keuangan baik dari industri perbankan, asuransi, pembiayaan (multifinance), investasi, dan sekuritas. Adapun, sebanyak 39 perusahaan lainnya bergerak di sektor non keuangan.

Penilaian atas kinerja emiten telah dilakukan secara bertahap sejak awal Juni 2026. Proses penilaian dimulai dengan pengumpulan data oleh tim riset Data Indonesia (Bisnis Indonesia Group) dengan mengacu laporan keuangan periode 2023, 2024, dan 2025.

Proses penjurian melibatkan juri independen yang terdiri dari Senior Economist at Creco Research, Raden Pardede, sekaligus Ketua Dewan Juri BIA 2026. Selanjutnya, Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Eduardus Tandelilin, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Lana Soelistianingsih, dan Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Arif Budisusilo. 

Malam puncak penghargaan BIA 2026 akan digelar di Hotel Raffles Jakarta pada Kamis (2/7). Dalam kegiatan tersebut, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi turut menyampaikan keynote speech.

Pada tahun ini, BIA mengusung tema “Where Growth Meets Strength” dengan menitikberatkan pada aspek penilaian kinerja keuangan yang tumbuh secara konsisten dengan mengoptimalkan kekuatan bisnis dan layanan secara berkelanjutan.

Presiden Komisaris Bisnis Indonesia Group, Hariyadi B. Sukamdani, menyatakan bahwa beberapa tahun terakhir, perekonomian global dan domestik terus bergerak dalam dinamika yang penuh dengan kejutan dan tantangan.

Ketidakpastian geopolitik yang berkepanjangan, tekanan inflasi yang menghantui berbagai belahan dunia, fluktuasi nilai tukar, transformasi digital yang bergerak dengan kecepatan eksponensial, hingga perubahan pola perilaku konsumen yang semakin kompleks — semuanya menjadi ujian nyata bagi keberlangsungan dan ketangguhan dunia usaha di Indonesia.

Dalam 3 tahun terakhir, setidaknya Indonesia telah melewati berbagai peristiwa. Masa transisi dari pandemi ke endemi akibat COVID-19 pada Juni 2023, lalu transisi pemerintahan pada Oktober 2024, dan beragam dinamika serta kebijakan baru yang lahir dari pemerintahan baru serta tensi geopolitik yang mewarnai.

Di tengah tantangan yang datang silih berganti, korporasi berupaya untuk menjalankan strategi untuk tidak hanya bertahan, melainkan juga tumbuh. Para korporasi ini tidak hanya bertumpu pada apa yang ada, mereka juga mengoptimalkan setiap kekuatan yang dimiliki untuk melangkah lebih jauh, lebih tinggi, dan lebih bermakna.

Ketua Dewan Juri Bisnis Indonesia Awards 2026 sekaligus Senior Economist at Creco Research,Raden Pardede mengatakan bahwa dewan juri menetapkan sejumlah indikator utama dalam proses penilaian, mulai dari kekuatan keuangan, pertumbuhan bisnis, kinerja pasar modal bagi perusahaan terbuka, hingga aspek tata kelola perusahaan. 

Dalam ajang BIA 2026, penilaian utama bertumpu pada kinerja perusahaan sepanjang 2025. Meski data tahun-tahun sebelumnya turut diperhitungkan sebagai pembanding, bobot terbesar tetap diberikan pada capaian terbaru perusahaan.

Raden menjelaskan metodologi penjurian menempatkan profitabilitas sebagai syarat mutlak. Alhasil, hanya perusahaan yang membukukan keuntungan yang dapat melaju dalam proses seleksi perusahaan terbaik pada BIA 2026.

“Kami lihat bahwa ada penekanan dilihat pembukuan yang di tahun 2025. Kita juga memang melihat juga mempertimbangkan juga tahun 2023 atau 2024, tetapi bobotnya itu jauh lebih kecil dibandingkan dengan bobot yang tahun 2025,” katanya.

Raden menjelaskan penilaian Bisnis Indonesia Awards 2026 menitikberatkan pada kinerja perusahaan sepanjang 2025 sebagai periode evaluasi utama. Meski dewan juri turut mempertimbangkan capaian pada 2023 dan 2024, bobot penilaiannya jauh lebih kecil dibandingkan dengan kinerja terbaru perusahaan.

Selain itu, profitabilitas menjadi syarat mutlak dalam proses seleksi. “Kalau dia tidak profitable, kami tidak masukkan di dalam calon untuk diseleksi. Jadi dari yang masuk seleksi itu hanya perusahaan-perusahaan yang membukukan profit,” katanya.

Di samping itu, Raden menyampaikan proses penjurian tidak hanya mengandalkan pendekatan kuantitatif. Dalam hal ini, dewan juri juga melakukan penilaian kualitatif untuk memastikan setiap indikator perusahaan secara menyeluruh dan berimbang.

Daftar Penerima Penghargaan BIA 2026

Sektor Non Keuangan

KategoriPenerima Penghargaan
Konstruksi BangunanPT Paramita Bangun Sarana Tbk.
Produk Keramik & Perlengkapan BangunanPT Mark Dynamics Indonesia Tbk.
Logistik & PengantaranPT Habco Trans Maritima Tbk.
Infrastruktur TransportasiPT Cahaya Aeor Services Tbk.
Peralatan Lunak & Jasa TIPT Solusi Sinergi Digital Tbk.
Peralatan & Perlengkapan KesehatanPT Jayamas Medica Industri Tbk.
FarmasiPT Merck Tbk.
Logam & MineralPT Cita Mineral Investindo Tbk.
Penyedia Jasa KesehatanPT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk.
Perkebunan & Tanaman PanganPT PP London Sumatra Indonesia Tbk.
Jasa KonsumenPT Greenwood Sejahtera Tbk.
Produk Perawatan TubuhPT Unilever Indonesia Tbk.
KelistrikanPT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk.
Makanan OlahanPT Siantar Top Tbk.
Distribusi Batu BaraPT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk.
Properti & Real EstatePT Pakuwon Jati Tbk.
Jasa PerindustrianPT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk.
Komponen OtomotifPT Selamat Sempurna Tbk.
TransportasiPT Blue Bird Tbk.
UtilitasPT Cikarang Listrindo Tbk.
Minuman & Produk Susu OlahanPT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk.
Media & HiburanPT MNC Digital Entertainment Tbk.
RitelPT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk.
Perangkat Keras & Peralatan TeknologiPT Sat Nusapersada Tbk.
Infrastruktur TelekomunikasiPT Ketrosden Triasmitra Tbk.
Perdagangan Barang PrimerPT Segar Kumala Indonesia tbk.
Barang KimiaPT Unggul Indah Cahaya Tbk.
Mesin Konstruksi & Kendaraan BeratPT United Tractors Tbk.
Produksi Batu BaraPT Golden Energy Mines Tbk.
Pendukung Minyak, Gas, Batu BaraPT Sunindo Pratama Tbk.
Holding MultisektorPT Astra International Tbk.
Wadah & KemasanPT Panca Budi Idaman
Ikan, Daging, dan Produk UnggasPT Charoen Pokphand Indonesia Tbk.
Penyimpanan & Distribusi Minyak & GasPT Rujkun Raharja Tbk.
Ritel OtomotifPT Mitra Pinasthika Mustika Tbk.
Jasa TelekomunikasiPT Indosat Tbk.
Perhutanan & KertasPT Indonesia Fibreboard Industry Tbk.
Produksi & Penyulingan Minyak & GasPT Energi Mega Persada Tbk.
Material dan KonstruksiIndocement Tunggal Prakarsa Tbk.

Sektor Keuangan

KategoriPenerima Penghargaan
Jasa InvestasiPT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Bank SyariahPT Bank BTPN Syariah Tbk.
Bank DigitalPT Allo Bank Indonesia Tbk.
Holding InvestasiPT Indoritel Makmur Internasional Tbk
Bank Swasta Aset di bawah Rp100 TriliunPT Bank Ganesha Tbk.
Bank Swasta Aset di atas Rp100 TriliunPT Bank Central Asia Tbk.  
BPD Aset di bawah Rp20 TriliunPT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara
Bank AsingBank of China Limited
MultifinancePT BFI Finance Indonesia Tbk.
Bank PerseroPT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
BPD Aset Rp20 Triliun – Rp40 TriliunPT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah
BPD Aset di atas Rp40 TriliunPT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.

Penghargaan Khusus

Delapan Peraih Special Award BIA 2026:

PerusahaanKategori Special Award
PT OCBC Sekuritas IndonesiaThe Most Integrated Investment Ecosystem
PT Baoshuo Taman Industry Investment GroupResilient Industrial Park Operator with Sustainable Socio-Economic Integration
PT Triputra Agro Persada Tbk.Excellence in Sustainable Agribusiness Development
PT Medela Potentia Tbk.Outstanding Contribution to Healthcare Distribution Network
PT USANA Health Sciences IndonesiaExcellence in Cellular Nutrition Innovation
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.The Best Corporate Transformation Strategy
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi BaratExcellence in Corporate Communication and Stakeholder Engagement
PT Bank Nationalnobu Tbk.Outstanding Leadership in Digital Payment Innovation

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...