Simpeda Punya Saldo Rp75 Triliun, Asbanda Dorong Transformasi Tabungan Digital

Dengan saldo sekitar Rp74,86 triliun per Juni 2026, produk tabungan bersama Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia ini terus diperkuat menjadi tabungan yang semakin digital.
Tim Publikasi Katadata
Oleh Tim Publikasi Katadata - Anshar Dwi Wibowo
24 Agustus 2026, 14:21
Tabungan Simpeda
Dok Asbanda
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Tabungan Simpeda memasuki babak baru. Dengan saldo mencapai sekitar Rp74,86 triliun per Juni 2026, produk tabungan bersama Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia tersebut terus diperkuat menjadi tabungan yang semakin digital, transaksional dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. 

Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Agus H. Widodo mengatakan, pencapaian Simpeda bukan sekadar mencerminkan besarnya dana yang berhasil dihimpun BPD,  tetapi terutama menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada BPD di seluruh Indonesia. 

"Dana tersebut dihimpun dari masyarakat, dikelola secara prudent oleh BPD, kemudian  diintermediasikan kembali menjadi pembiayaan bagi masyarakat, UMKM dan dunia usaha untuk  menggerakkan ekonomi daerah," ujar Agus pada Malam Puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Periode XXXVII di Bengkulu. 

Dari Tabungan Menjadi Bagian Kehidupan Finansial Masyarakat 

Menurut Agus, tantangan Simpeda ke depan bukan hanya memperbesar jumlah rekening  maupun saldo, tetapi membuat Simpeda semakin relevan dengan perubahan perilaku masyarakat. 

Nasabah kini membutuhkan layanan perbankan yang mudah, cepat, aman dan terkoneksi dengan berbagai kebutuhan sehari-hari. Karena itu, Asbanda mendorong BPD terus meningkatkan  pengalaman digital Simpeda serta memperluas pemanfaatannya untuk pembayaran, transfer, belanja, transaksi merchant dan berbagai layanan finansial lainnya. 

"Kami ingin Simpeda semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Semakin modern, digital, dan mudah digunakan tanpa kehilangan kekuatan utamanya, yaitu kedekatan dengan masyarakat daerah," kata Agus.

Transformasi tersebut sekaligus diharapkan semakin memperkuat Simpeda sebagai salah satu  sumber dana ritel yang sehat dan berkelanjutan bagi BPD untuk mendukung fungsi intermediasi  di daerah. 

Kekuatan 27 BPD: Lokal di Akar, Nasional dalam Jaringan 

Salah satu kekuatan Simpeda adalah keberadaannya sebagai produk bersama 27 BPD di seluruh  Indonesia. Asbanda melihat jaringan tersebut sebagai diferensiasi yang perlu semakin diperkuat. 

Masing-masing BPD memiliki pemahaman, kedekatan dan jaringan yang kuat di daerahnya. Ketika kekuatan tersebut semakin terkoneksi, Simpeda berpotensi berkembang menjadi salah satu retail banking franchise nasional berbasis kekuatan daerah. 

"Positioning yang ingin kita bangun sangat jelas: Simpeda berakar kuat di daerah, tetapi  terhubung secara nasional. Kekuatan lokal 27 BPD jika semakin kita hubungkan akan menjadi kekuatan finansial nasional yang besar," ujar Agus. 

Asbanda akan terus mendorong penguatan inovasi produk, pengalaman digital, ekosistem  merchant dan pembayaran, serta kualitas layanan sehingga Simpeda semakin relevan bagi  berbagai segmen masyarakat, termasuk generasi muda. 

Undian Nasional Hadirkan Puluhan Ribu Masyarakat di Bengkulu 

Malam Puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Periode XXXVII di Bengkulu juga menjadi momentum kedekatan BPD dengan masyarakat. 

Sekitar 30 ribu masyarakat memadati rangkaian acara malam puncak. Kehadiran keluarga besar BPD dari berbagai wilayah Indonesia juga menciptakan aktivitas ekonomi bagi Bengkulu melalui sektor perhotelan, kuliner, transportasi, perdagangan, UMKM dan berbagai layanan lokal  lainnya. 

Menurut Agus, hal tersebut mencerminkan filosofi yang ingin terus dibangun BPD: setiap  kehadiran BPD harus memberikan manfaat bagi perekonomian daerah dan masyarakatnya. 

"BPD lahir dari daerah dan tumbuh bersama daerah. Karena itu, setiap aktivitas BPD sedapat  mungkin harus menciptakan manfaat dan ikut menggerakkan ekonomi masyarakat di daerah," katanya. 

Agus juga menegaskan bahwa Undian Nasional Simpeda merupakan bentuk apresiasi kepada  nasabah, tetapi hubungan BPD dengan masyarakat harus dibangun jauh melampaui program hadiah. 

"Hadiah terbesar bagi nasabah bukan hanya undian. Hadiah terbesar yang harus diberikan BPD setiap hari adalah kepercayaan, keamanan, kemudahan dan pelayanan yang semakin baik," tegas  Agus.

Asbanda optimistis transformasi Simpeda akan semakin memperkuat peran BPD sebagai bank  yang dekat dengan masyarakat sekaligus menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi di  berbagai wilayah Indonesia. 

"Dana tumbuh dari masyarakat, dikelola oleh BPD, dan kembali kepada masyarakat untuk  membangun daerah. Itulah kekuatan Simpeda. Dari daerah kita tumbuh bersama masyarakat,  dan dengan kekuatan 27 BPD kita terhubung untuk membangun Indonesia," pungkas Agus.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...