Menjadi Generasi Melek Finansial

Tim Publikasi Katadata

Selasa 9/10/2018, 10.00 WIB

Pemerintah meningkatkan literasi keuangan melalui tiga strategi nasional.

Menjadi Generasi Melek Finansial

Indeks literasi keuangan Indonesia tahun 2016 mencapai angka 29,66 persen. Meningkat 7,82 persen dibanding tahun 2013. Meski demikian, angka tersebut masih tergolong rendah. Hanya sekitar 29,66 persen dari total jumlah penduduk Indonesia yang paham tentang lembaga, produk dan jasa keuangan.

Rendahnya literasi keuangan bisa dilihat dari kasus investasi illegal. Selama 2013-2017, anggota dari lima lembaga investasi ilegal mengalami kerugian setidaknya Rp 14,45 triliun. Kelima lembaga tersebut yaitu First Travel, Dream for Freedom, Pandawa Group, Koperasi Cipaganti, dan PT Primaz. 

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Pemerintah Indonesia kemudian membuat Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) pada tahun 2017. Tujuannya, meningkatkan kesadaran individu tentang pentingnya jasa keuangan. Sebab, pengetahuan terkait lembaga, produk dan jasa keuangan akan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan. 

SNLKI dijabarkan lebih detil melalui tiga strategi nasional. Pertama, meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat. Kedua, mendorong masyarakat memiliki tujuan dan perencanaan keuangan. Ketiga, memperluas dan mempermudah akses keuangan. Tiga strategi ini juga sebagai upaya pemerintah menaikkan literasi keuangan Indonesia menjadi 35 persen di tahun 2019.     

Zurich Topas Life (ZTL)

Berkantor pusat di Jakarta, ZTL merupakan bagian dari Zurich Group yang memperluas usahanya di industri asuransi jiwa Indonesia sejak November 2010. ZTL dimiliki oleh Zurich Insurance Company Ltd dan PT Mayapada Prasetya Prakarsa sebagai mitra lokal. Strategi multi-distribusi ZTL menyediakan berbagai pilihan produk dan menjadikan ZTL mampu melayani beragam segmen Nasabah. ZTL memiliki tenaga pemasar yang profesional dan didukung mitra bank berkualitas yang mengerti akan kebutuhan Nasabah. 

PT Zurich Topas Life merupakan perusahaan asuransi jiwa yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 
Kunjungi www.zurich.co.id untuk informasi lebih lanjut.