Naik Kereta ke Pangandaran

Oleh Widya Nandini, 4/1/2019, 20.32 WIB

Jalur kereta Jawa Barat bagian selatan untuk mendorong pariwisata, budaya dan perekonomian.

Naik Kereta Pangandaran
Unduh Infografik
Share

Awal tahun ini dibuka dengan hadirnya Kereta Api (KA) Pangandaran. Kereta ini baru menghubungkan Stasiun Gambir hingga Stasiun Banjar selagi menunggu reaktivasi jalur menuju Pangandaran yang dalam proses penyelesaian. Oleh karena itu, telah tersedia bus wisata dari Stasiun Banjar menuju Pangandaran.

KA Pangandaran terbagi menjadi empat kereta ekonomi dan empat kereta eksekutif dengan kapasitas 520 kursi. Harga tiket untuk kelas eksekutif mulai dari Rp 150.000 hingga Rp 520.000. Sedangkan kelas ekonomi mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 330.000.

(Baca : Kemenhub Gelontorkan Rp 2,5 T Kembangkan Infrastruktur di Selatan Jawa)

Dengan menggunakan jasa KA Pangandaran, penumpang hanya memerlukan waktu sekitar 10 jam untuk tiba di Pangandaran. Perjalanan dari Stasiun Gambir hingga Stasiun Banjar dengan jarak 328,8 kilometer memakan waktu 8 jam.

Dari Stasiun Banjar, perjalanan menuju Pangandaran bisa menggunakan bus yang memakan waktu sekitar 2 jam. Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyatakan, untuk sementara akan disediakan bus khusus pariwisata dari pemerintah daerah yang akan menjemput wisatawan.

Tujuan reaktivasi jalur kereta Jawa Barat bagian selatan adalah untuk mendorong pertumbuhan pariwisata, budaya dan perekonomian daerah. Hal ini sejalan dengan program Kementerian Perhubungan yang telah menggelontorkan dana sedikitnya Rp 2,5 triliun untuk memaksimalkan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Antara lain tersebar mulai dari Sukabumi, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, Yogyakarta, hingga Madiun.

(Baca : Reaktivasi Jalur Kereta di Jawa Barat, Kemenhub Bakal Kembangkan TOD)

Kehadiran KA Pangandaran juga diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap  rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Pangandaran dan Selatan Jawa Barat.