Pergeseran Peta Pemilih Jokowi dan Prabowo di Pilpres 2019

Oleh Andrea Lidwina, 1/5/2019, 08.16 WIB

Pilpres 2019 telah mengubah basis wilayah pemilih Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Unduh Infografik
Share

Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mengubah peta suara pemilih masing-masing kandidat. Prabowo Subianto berhasil memperluas basis suaranya dari 10 provinsi pada 2014 menjadi 14 provinsi. Hasil hitung cepat (quick count) SMRC-LSI menunjukkan, kandidat nomor 02 tersebut mampu meningkatkan suara di Jambi, Bengkulu, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Sebaliknya, basis daerah pemilih Joko Widodo (Jokowi) berkurang dari 23 provinsi menjadi 20 provinsi. Kendati demikian, jumlah suara Jokowi mengalami peningkatan, terutama di Pulau Jawa dan Bali.

Secara nasional, perolehan suara Jokowi tetap lebih unggul daripada Prabowo. Prabowo Keduanya pernah bersaing pada Pilpres 2014. Ketika itu, basis suara Jokowi tersebar di 23 provinsi. Berdasarkan data dari 6.000 TPS yang dijadikan sampel, SMRC-LSI menghitung perolehan suara Jokowi mencapai 54,9 persen.