Gempa dan Tsunami Terdahsyat di Indonesia Selama Dua Dekade

Oleh Yosepha Pusparisa, 30/7/2019, 08.14 WIB

Indonesia sebagai negara kepulauan perlu untuk beradaptasi dan mewaspadai gempa yang bahkan bisa diikuti tsunami.

Unduh Infografik
Share

Widjo Kongko, pakar tsunami sekaligus pejabat Balai Teknologi Infrastruktur Pelabuhan dan Dinamika Pantai, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyatakan adanya potensi gempa megathrust di pesisir Jawa. Pernyataannya menjadi perbincangan masyarakat dan banyak pihak.

“Ada segmen-segmen megathrust di sepanjang selatan Jawa hingga ke Sumba di sisi timur dan di selatan Selat Sunda. Akibatnya, ada potensi gempa megathrust dengan magnitude 8,5 hingga 8,8,” ujarnya di Yogyakarta pada Kamis (19/7).

Indonesia memang rentan mengalami gempa bumi. Apalagi letak negara ini yang berada di lingkaran cincin api (ring of fire). Dalam satu bulan, terjadi sekitar 400 kali gempa bumi di Indonesia. Sebab secara geologis, wilayah Indonesia terletak pada pertemuan lempeng Benua Eurasia, lempeng Samudra Indo-Australia, dan lempeng Samudra Pasifik.

Jika dirunut ke belakang, sebenarnya sejak tahun 1700an, BMKG mencatat telah terjadi gempa bumi di Indonesia, sehingga ritme ini akan berulang. Indonesia sebagai negara kepulauan perlu untuk beradaptasi dan mewaspadai gempa yang bahkan bisa diikuti tsunami kapan pun. Sebab dalam 20 tahun terakhir, Indonesia telah kehilangan ratusan ribu nyawa akibat bencana ini.