Zurich Critical Advantage Cegah Kantong Krisis Digerus Sakit Kritis

Oleh Tim Publikasi Katadata, 20/9/2019, 13.40 WIB

Penyakit kritis menjadi penyakit yang paling mematikan, setidaknya 35 persen orang Indonesia meninggal karena penyakit kardiovaskular.

Unduh Infografik
Share

Penyakit kritis menjadi penyakit yang paling mematikan, setidaknya 35 persen orang Indonesia meninggal karena penyakit kardiovaskular. Sementara, 12 persen lainnya meninggal akibat kanker.

Selain mematikan, biaya yang dikeluarkan untuk mengobati penyakit ini juga tergolong mahal. Setiap bulannya, pasien penyakit kanker mengeluarkan Rp 102 hingga 106 juta untuk perawatan penyakit tersebut. Sedangkan pasien penyakit kardiovaskular mengeluarkan Rp 150 hingga 300 juta untuk setiap operasi bypass jantung.

Sebagai solusi pengobatan penyakit kritis, Zurich Critical Advantage memberikan berbagai macam layanan yang memudahkan pasien penyakit kritis melakukan pengobatan. Di antaranya adalah fasilitas perawatan kesehatan cashless serta layanan Second Medical Opinion dari ahli medis terkemuka. Zurich Critical Advantage juga menyediakan fasilitas perawatan medis hingga ke luar negeri. Bahkan, manfaat yang diterima pemegang asuransi mencapai US$ 2 juta selama masa asuransi. Di samping itu, melalui layanan Medical Concierge FURTHER, pemegang asuransi dibantu dalam menentukan rencana perawatan di luar negeri hingga mengurus administrasi perawatan di luar negeri.  Tak hanya menawarkan kemudahan berobat, Zurich Critical Advantage juga mencegah kerugian finansial akibat perawatan penyakit kritis. Pengobatan penyakit kritis jadi lebih tenang tanpa dibayang-bayangi kantong krisis akibat sakit kritis dengan Zurich Critical Advantage.