Cegah Penyebaran Covid-19, antara Social Distancing atau Lockdown

Oleh Dwi Hadya Jayani, 24/3/2020, 09.20 WIB

Ada dua strategi umum untuk mengurangi penyebaran virus corona, yakni social distancing dan lockdown.

Unduh Infografik
Share

Pandemi virus corona (Covid-19) disikapi dengan strategi berbeda-beda di tiap negara. Ada yang membatasi interaksi antar-penduduk (social distancing), ada pula yang melakukan karantina penuh atau penutupan akses di suatu wilayah (lockdown).

(Baca: DPR dan Nadiem Makarim Sepakat UN Ditiadakan karena Pandemi Corona)

Beberapa negara yang tingkat penyebarannya meningkat drastis memilih menerapkan lockdown. Hal ini telah dilakukan di Italia, Wuhan di Tiongkok, serta Malaysia. Sementara beberapa negara lain, seperti Korea Selatan dan Singapura memaksa penduduknya untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Namun hal ini diimbangi dengan melaksanakan tes secara agresif.

(Baca: Covid-19, dari Wabah Jadi Pandemi)

Pemerintah Indonesia hingga saat ini masih sebatas menyerukan pembatasan interaksi sosial. Namun pada praktiknya di lapangan, masih banyak masyarakat yang pergi keluar rumah. Meski sejumlah moda transportasi telah dikurangi kegiatan operasionalnya.