Faktor Penyebab Kematian Akibat Covid-19

Oleh Andrea Lidwina, 17/4/2020, 12.37 WIB

Sekitar 81 persen korban meninggal di Tiongkok berusia di atas 60 tahun dengan mayoritas memiliki penyakit bawaan.

Unduh Infografik
Share

Rasio kematian akibat Covid-19 di sejumlah negara melebihi rata-rata dunia yang sebesar 6,2 persen. Hal ini salah satunya disebabkan banyaknya penderita pada kelompok rentan, yakni berusia lanjut dan memiliki penyakit bawaan.

(Baca: Pasien Corona Melonjak, Anies Sebut Jakarta Kekurangan 170 Ventilator)

Di Tiongkok, misalnya, China CDC mencatat 81 persen korban meninggal berusia di atas 60 tahun hingga 11 Februari 2020. Selain itu, 74 persen penderita memiliki penyakit bawaan, seperti hipertensi, diabetes, sakit jantung, sakit pernafasan kronis, dan kanker.

(Baca: Kasus Corona Bertambah, Kebutuhan APD Melonjak 10.000 Potong per Hari)

Faktor kematian semakin tinggi jika negara yang dilanda pandemi memiliki kapasitas perawatan intensif lebih rendah dari jumlah kasus. Perusahaan asuransi Tiongkok Ping An memprediksi rasio kematian akibat Covid-19 akan berada di bawah 2 persen jika jumlah kasus baru selama tujuh hari di masa puncak tidak melebihi jumlah tempat tidur ICU. Dalam kondisi itu, sistem layanan medis berfungsi normal untuk mengobati semua pasien.

(Baca: Simpang Siur Kebijakan Kala Pandemi)

Sementara tingkat fatalitas pun bisa melonjak lebih dari 10 persen jika jumlah kasus baru di negara itu setidaknya lima kali lipat dari jumlah tempat tidur ICU. Dalam kondisi ini, sistem layanan medis sudah kewalahan sehingga sebagian besar pasien tidak tertangani.