20 Ribu Pasukan Indonesia: Kunci Perdamaian di Gaza?

Tim Publikasi Katadata
29 September 2025, 20:35

Sebanyak 20.000 personel pasukan perdamaian RI yang disiapkan untuk mengawal perdamaian di Palestina sebanding dengan angka personel militer aktif Israel di wilayah jajahannya itu.

Pemerintah sejauh ini belum mengungkap alasan strategis di balik pemilihan angka 20.000 personel itu. Namun, jumlah personel dari RI itu, jika direalisasikan, bisa menyaingi angka militer aktif Israel di Palestina.

Menurut data akun Twitter yang sempat rutin mengungkap informasi invasi Israel di Palestina, Gaza War Unit Tracker, dikutip dari France 24, pasukan Israel di wilayah pendudukan di Palestina 2024 terdiri dari dua jenis. Pertama, prajurit tempur aktif Israel yang mencapai hampir 15.000 orang.

Mereka terdiri dari 10.000 personel di sekitar Gaza; 2.500 personel di wilayah perbatasan utara; dan 2.500 orang di Tepi Barat.

Kedua, pasukan cadangan Israel yang mencapai 26.000, yang saat itu dimobilisasi dalam peran tempur aktif, dengan sebagian besar dari mereka dikerahkan di Tepi Barat.

Pihak Israel sendiri menolak berkomentar mengenai jumlah spesifik pasukannya Palestina.

Estimasi angka personel Israel itu diduga ada di atas jumlah pejuang Hamas di Gaza saat ini. Mengutip BBC, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memperkirakan jumlah pejuang Hamas mencapai 3.000 orang. Di pihak lain, Hamas mengklaim punya 5.000 pejuang.

Partisipasi di UNIFIL

Kesiapan RI mengirim pasukan besar ke Palestina itu bukannya tanpa pengalaman. Sejak 2006, TNI rutin mengirim Kontingen Garuda (KONGA) di Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL), dekat perbatasan dengan Palestina.

"Keterlibatan Indonesia dalam misi UNIFIL dimulai dengan pengiriman Kontingen Garuda XXIII-A ke Lebanon tahun 2006 dan sejak saat itu Kontingen Garuda TNI telah membangun tradisi sebagai kontingen perdamaian berprestasi di misi UNIFIL,” ujar Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, saat melepas 1.090 personel Satuan Tugas (Satgas) KONGA di misi perdamaian UNIFIL, di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (9/4/2025).

Tradisi itu dilengkapi dengan kontribusi terbesar pada personel UNIFIL. Per Agustus 2025, pasukan perdamaian Indonesia di UNIFIL menjadi yang terbanyak dengan 1.256 personel.

Personel TNI di UNIFIL 2025 itu terbagi dalam 6 Satgas KONGA:
- Satgas Batalyon Mekanis (Yonmek) TNI Konga XXIII-S
- Satgas Force Headquarters Support Unit (FHQSU) TNI Konga XXVI-Q
- Satgas Military Police Unit (MPU) TNI Konga XXV-Q
- Satgas Military Community Outreach Unit (MCOU) Konga XXX-O
- Satgas Civil Military Coordination (CIMIC) TNI Konga XXXI-O
- Satgas Tim Kesehatan TNI Konga XXIX-P Level 1+ Hospital UNIFIL TA 2025, serta personel Militer Observers/Military Staff UNIFIL

Tak cuma di UNIFIL, Indonesia juga tercatat berkontribusi signifikan dalam hal personal pada pasukan perdamaian PBB secara keseluruhan. Data per Maret 2025 menunjukkan RI ada di peringkat 5 dengan 2.747 personel. Kontributor terbesar adalah Nepal dengan 6.124 personel.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Arif Hulwan

Cek juga data ini