INFOGRAFIK: Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs AS–Israel
Amerika Serikat (AS) dan Israel memulai serangan militer ke Iran pada Sabtu, 28 Februari. Serangan tersebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta ratusan warga sipil.
Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada CNN bahwa militer AS sedang “menghancurkan Iran” – tetapi “gelombang besar” masih belum datang. Meski begitu, Trump mengatakan dia tidak ingin perang berlarut-larut.
“Saya selalu berpikir perang ini akan berlangsung empat minggu. Dan kita sedikit lebih cepat dari jadwal,” katanya Senin (2/3) waktu setempat.
Di atas kertas, kapasitas militer ketiga negara menunjukkan ketimpangan signifikan. Data The Military Balance 2025 yang dirilis International Institute for Strategic Studies (IISS) mencatat Iran memiliki sekitar 960.000 personel militer dan paramiliter.
Jumlah itu lebih kecil dibandingkan Amerika Serikat yang memiliki sekitar 2,1 juta personel. Sementara Israel tercatat memiliki 634.000 personel. Dengan demikian, kekuatan personel AS hampir 2,2 kali lipat Iran dan lebih dari tiga kali lipat Israel.
Ketimpangan turut terlihat dari sisi anggaran. Pada 2024, anggaran pertahanan AS mencapai US$920 miliar. Angka ini sekitar 115 kali lebih besar dibandingkan anggaran pertahanan Iran yang sebesar US$8,04 miliar, dan sekitar 27 kali lipat dari anggaran Israel yang mencapai US$33,7 miliar.
