Jaga Stabilitas & Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Rate Tetap 4,75%

Ratu Monita
Oleh Ratu Monita - Tim Publikasi Katadata
29 April 2026, 12:18

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di angka 4,75%. Pada kesempatan yang sama, bank sentral juga menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.

Kebijakan moneter tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas Rupiah di tengah tekanan global yang meningkat akibat perang di Timur Tengah.

Kenaikan harga minyak dan komoditas, perlambatan prospek pertumbuhan ekonomi global 2026, serta revisi inflasi dunia menjadi 4,2% dari 4,1% kian mempersempit ruang pelonggaran kebijakan moneter global.

Di dalam negeri, pada kuartal I-2026, pertumbuhan ekonomi domestik meningkat, ditopang kuatnya permintaan dalam negeri. Konsumsi rumah tangga tetap solid berkat keyakinan pelaku ekonomi, pendapatan yang terjaga, serta lonjakan permintaan saat HBKN Idulfitri 1447 H.

Belanja Pemerintah juga meningkat, didorong penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR), kenaikan belanja sosial, berbagai insentif, dan transfer ke daerah. Investasi, terutama di sektor bangunan tetap tumbuh seiring akselerasi program prioritas Pemerintah.

Ke depan, Bank Indonesia bersama pemerintah akan terus memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan. Fokus diarahkan pada mitigasi dampak perlambatan global dan optimalisasi sumber pertumbuhan domestik.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menegaskan kesiapan BI dalam memperkuat kebijakan moneter guna menjaga stabilitas rupiah serta memastikan inflasi tetap berada dalam sasaran 2,5±1% pada 2026–2027.

"Kedepan Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5 plus minus 1%," ujar Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam konferensi pers Hasil RDG BI April 2026, Rabu (22/4/2026).

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini