Feedback adalah Bentuk Tanggapan, Ini Penjelasannya

Feedback adalah respon seseorang terhadap hal yang dialami, dilihat, atau didengar. Umpan balik ini bisa bersifat positif, membangun, atau negatif. Berikut ulasan lengkapnya.
Siti Nur Aeni
24 Juni 2022, 22:41
feedback adalah
ANTARA FOTO/HO/KLHK/nym.
Ilustrasi feedback

Feedback adalah istilah yang sering digunakan saat seseorang memberikan respon atas hal yang dijumpainya. Istilah ini bisa digunakan dalam berbagai bidang, tak terkecuali dalam bidang ekonomi atau usaha. Untuk informasi lebih lengkap, simak penjelasan berikut ini.

Apa Itu Feedback?

Secara bahasa, feedback berarti umpan balik. Sementara itu dalam Business Management Analysis Journal (BMAJ) Vol. 2 No.1, feedback adalah proses yang penting dalam sebuah organisasi. Umpan balik merupakan informasi seputar kinerja seseorang dalam hal hasil, kejadian, insiden kritis, dan perilaku signifikan.

Umpan balik ini bisa menjadi hal yang positif apabila menginformasikan kepada seseorang bahwa yang bersangkutan sudah melakukan sesuatu yang baik. Tak hanya itu, feedback juga bisa bersifat konstruktif apabila memberikan saran agar penerima feedback bisa melakukan sesuatu yang baik.

Namun, umpan balik ini juga bersifat negatif saat berisi pernyataan bahwa yang bersangkutan telah melakukan sesuatu yang buruk. Umpan balik ini dapat memperkuat perilaku efektif dan menunjukkan perilaku yang perlu diubah.

Advertisement

Dari penjelasan di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa feedback adalah respon seseorang terhadap hal yang dialami, dilihat, atau didengarnya. Umpan balik ini bisa bersifat positif, membangun, atau negatif.

Fungsi Feedback

Fungsi umpan balik ini sebenarnya sudah sering dibahas oleh para ahli. Berdasarkan keterangan di Business Management Analysis Journal (BMAJ) Vol. 2 No.1, feedback ini berfungsi untuk menyampaikan motivasi, reinforcement, atau punishment.

Misalnya, seorang karyawan memiliki kemampuan tertentu. Jika keunggulan dan kelemahan seorang karyawan dibandingkan dengan karyawan lain, maka hal tersebut bisa memotivasi karyawan untuk melakukan pekerjaannya lebih baik. Hal itu bisa dilakukan lewat pemberian stimulus kerja supaya karyawan semakin rajin dalam bekerja.  

Menurut konteks manajerial produksi, fungsi feedback sebagai penguat atas perilaku yang telah dilakukan karyawan. Apabila tindakan karyawan sesuai dengan prosedur, maka harus diperkuat dan dipertahankan.

Tak hanya itu, ada baiknya manajer atau atasan memberikan pujian atau reward supaya mereka bisa tetap bekerja dengan optimal. Namun, jika tindakan dari karyawan tidak sesuai dengan arahan dan prosedur, maka manajer bisa memberikan hukuman supaya karyawan bisa berubah menjadi lebih baik.

Macam-macam Feedback

Feedback atau umpan balik ini ternyata terbagi menjadi beberapa macam. Dalam Business Management Analysis Journal (BMAJ) Vol. 2 No.1, berikut ini beberapa bentuk dari umpan balik yang perlu diketahui.

1. General dan Specific Feedback

General feedback adalah umpan balik yang biasanya digunakan untuk tujuan meningkatkan pembelajaran bagi seseorang supaya menjadi lebih baik. umpan balik ini diberikan dalam bentuk kata-kata, misalnya: baik, keren, menakjubkan, dan lain sebagainya.

Kata-kata tersebut masih general, sehingga belum dapat memberikan pengetahuan khusus kepada seseorang supaya bisa meningkatkan kapabilitas dan lebih terampil.

Sementara itu, specific feedback adalah umpan balik yang bisa menimbulkan seseorang mempunyai pengetahuan atas hal yang seharusnya dilakukannya. Umpan balik ini diberikan kepada seseorang agar sadar atas perbuatannya yang keliru, namun tidak mengetahui cara mengatasinya.

2. Congruent dan Incongruent Feedback

Congruent feedback adalah umpan balik yang terfokus pada kegiatan seseorang yang tengah dikerjakannya. Sementara itu incongruent feedback merupakan respon yang berkaitan dengan detail dari pekerjaan tersebut.

3. Simple Feedback

Jenis umpan balik lainnya yaitu simple feedback. Umpan balik ini sangat memperhatikan bagian keterampilan di waktu tertentu. Simple feedback ini terdiri atas beberapa kata kunci yang mengarah pada kegiatan akhir dan dilakukan terus menerus terhadap kegiatan yang tengah dilakukan.

4. Positif, Netral, dan Negatif Feedback

Jenis umpan balik yang terakhir yaitu positif, netral, negatif feedback. Ketiga jenis umpan balik ini sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam lingkungan perusahaan.

Umpan balik positif biasanya ditunjukan dalam bentuk kalimat yang bagus, menyenangkan, dan sejenisnya. Untuk umpan balik netral didefinisikan sebagai feedback yang tidak menunjukan kesalahan seseorang secara spesifik, melainkan hanya sekadar untuk mengingatkan kepada orang lain atas hal yang sedang dikerjakannya.

Sementara itu, negatif feedback adalah umpan baik yang biasanya diutarakan menggunakan kalimat maupun tindakan yang kurang baik. Jenis umpan balik ini sebenarnya tidak dianjurkan karena berisiko menyebabkan penurunan kepercayaan diri seseorang.

Akan tetapi, pemberian umpan balik negatif bisa dilakukan dengan cara tidak langsung, diberikan kepada seseorang yang tidak paham setelah diterangkan beberapa kali, atau diberikan kepada seseorang yang tidak memperhatikan orang lain dalam hal ini karyawan yang tidak memperhatikan penjelasan. atasnya.

Demikian penjelasan singkat seputar feedback atau umpan balik. Dari penjelasan di atas, kita bisa memahami bahwa feedback adalah respon yang diberikan seseorang kepada orang lain. Umpan balik ini bisa diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan seseorang.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait