Beragam Cara Mengatasi Cegukan Secara Alami dan Medis

Cegukan dapat hilang atau berhenti sendiri, tetapi cegukan yang terjadi lebih dari 48 jam merupakan tanda penyakit serius. Ada beberapa cara mengatasi cegukan, berikut di antaranya.
Image title
Oleh Tifani
21 Oktober 2022, 13:03
cara mengatasi cegukan
pixabay.com
Ilustrasi, Cegukan

Cegukan adalah suatu kondisi yang sering dialami banyak orang. Kondisi ini muncul saat seseorang makan atau minum terlalu cepat dan banyak.

Penyebab cegukan terjadi karena kontraksi spontan atau kejang pada otot diafragma yang tiba-tiba. Ketika otot kejang, pita suara akan menutup, dan menghasilkan suara cegukan.

Dilansir dari laman Alodokter.com, cegukan rupanya juga memiliki fungsi bagi tubuh, yakni untuk menghilangkan jumlah udara di dalam perut. Pasalnya, setiap kontraksi di dada mampu menghisap udara dalam rongga perut.

Cara Mengatasi Cegukan

Umumnya cegukan dapat hilang atau berhenti sendiri dalam beberapa waktu. Namun, cegukan yang terjadi lebih dari 48 jam dapat menjadi tanda kerusakan saraf atau iritasi di sekitar leher. Ada beberapa cara mengatasi cegukan, berikut diantaranya.

Advertisement

1. Pernapasan terukur

Lakukan pernapasan dengan terukur. Tarik napas dengan perlahan selama lima hitungan dan keluarkan dengan lima hitungan.

Tarik napas dalam dan tahan napas selama 10 detik, lalu tarik napas perlahan. Ulangi tiga kali, empat kali, atau seperlunya.

2. Bernapas di Kantong Kertas

Tarik napas ke dalam kantong kertas. Tempatkan mulut dan hidung ke kantong kertas yang sudah mengembang.

Perlahan-lahan bernapas sampai kantong kertas kembang kempis. Ingat, jangan pernah gunakan kantong plastik.

3. Minum Air

Selain menahan napas, minum air juga bisa menjadi cara menghilangkan cegukan yang mudah dilakukan. Agar efektif, disarankan untuk menelan banyak air dalam sekali tegukan.

4. Menutup kedua telinga

Cara mengatasi cegukan berikutnya yaitu menutup telinga menggunakan jari tangan selama 20-30 detik. Cara ini diyakini dapat mengirimkan sinyal relaksasi melalui saraf vagus, yang terhubung ke diafragma, sehingga cegukan akan hilang.

5. Menelan Gula Pasir

Menelan satu sendok teh gula pasir kering juga dinilai cukup ampuh meredakan cegukan. Gula dianggap dapat memberi sinyal melalui serabut saraf yang akan memengaruhi lengkung refleks cegukan.

6. Pijat Bagian Arteri Leher

Cara mengobati cegukan selanjutnya ialah dengan memijat arteri leher. Arteri leher dapat ditemukan dengan merasakan denyut nadi dia kanan dan kiri leher.

Memijat dengan lembut kedua bagian ini dipercaya dapat menghilangkan cegukan. Tidak perlu memberi pijatan yang berlebihan, cukup letakkan kedua tangan pada arteri karotis leher lalu putar kepala dengan berlawanan jarum jam. Lakukan cara ini selama kurang lebih 5 hingga 10 detik hingga cegukan reda dan hilang.

7. Menjulurkan lidah

Menjulurkan lidah keluar dapat membantu menstimulasi saraf vagus dan mengurangi kejang diafragma penyebab cegukan, sekaligus membantu menghindari refleks muntah. Karena ini akan terlihat aneh, kamu bisa melakukannya di dalam ruangan saat tidak ada orang lain yang melihat.

8. Memijat telapak tangan

Tekan telapak tangan bagian bawah ibu jari, yang terletak di antara ibu jari dan jari telunjuk juga bisa menjadi cara mengatasi cegukan. Caranya, tekan telapak tangan menggunakan ibu jari tangan lainnya.

9. Pijat lembut area ulu hati

Pijatan dengan ujung jari secara lembut pada bagian ulu hati dipercaya dapat mengatasi cegukan. Lakukan selama 20-30 detik dan umumnya cegukan akan berhenti.

Cara Mengatasi Cegukan dengan Obat-obatan

Melansir laman Hallosehat.com, cegukan juga dapat diatasi dengan obat-obatan. Terlebih apabila penderita sudah cegukan selama berjam-jam, hingga menyebabkan kelelahan. Biasanya ada beberapa obat resep dokter yang dapat digunakan untuk mengatasi cegukan, seperti:

1. Obat antikejang (antikonvulsan)

Cara lain dari dokter untuk menghilangkan cegukan adalah dengan meresepkan obat antikejang atau antikonvulsan. Beberapa jenis obat antikonvulsan yang sering diresepkan dokter adalah gabapentin dan asam valproat.

2. Chlorpromazine

Chlorpromazine adalah satu-satunya obat yang disetujui Food and Drug Administration (FDA) untuk mengatasi cegukan. Obat ini termasuk dalam golongan antipsikotik, yang lebih umum diresepkan untuk pengidap masalah mental.

Menurut sebuah artikel dari British Journal of General Practice, pemberian chlorpromazine sebanyak 25-50 mg melalui suntikan bekerja efektif mengatasi 80% kasus cegukan persisten.

3. Metoclopramide

Metoclopramide adalah obat gastroprokinetik yang umum diberikan sebagai obat masalah pencernaan. Metoclopramide juga merupakan salah satu obat yang diresepkan sebagai salah satu cara menghilangkan cegukan terus-menerus pada pengidap kanker atau tumor.

4. Baclofen

Obat lainnya yang dapat mengurangi cegukan adalah baclofen. Dokter biasanya akan meresepkan satu obat untuk beberapa minggu.

Dalam waktu tersebut dokter dapat meningkatkan dosis secara bertahap untuk mengatasi cegukan. Dosisnya akan diturunkan perlahan sampai dapat berhenti menggunakan obat.

Kapan Cegukan Harus Mendapatkan Penanganan Dokter?

Meski umumnya tidak berbahaya, cegukan juga dapat menjadi tanda penyakit serius. Cegukan berlangsung lebih dari dua hari atau sampai mengganggu kegiatan sehari-hari harus mendapatkan penanganan dari dokter. Pasalnya, cegukan yang berlangsung lama dapat menjadi gejala suatu penyakit.

Cegukan ini dapat dihilangkan dengan cara mengobati penyakit yang diderita. Selain itu, dokter juga mungkin meresepkan obat untuk menenangkan diafragma, seperti gabapentin, baclofen, atau chlorpromazine.

Operasi saraf frenikus (saraf yang mengontrol diafragma) dapat menjadi cara menghilangkan cegukan yang terakhir dilakukan. Metode ini hanya dilakukan jika berbagai cara menghilangkan cegukan lainnya tidak berhasil dalam menghentikan cegukan.

Jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter jika mengalami cegukan yang berlangsung lama atau disertai dengan gejala lain, seperti sakit kepala, kehilangan keseimbangan, atau mati rasa.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait