Patung Termasuk Karya Seni Tiga Dimensi, Ini Penjelasannya

Image title
30 November 2022, 15:58
Patung termasuk karya seni
pexels
Ilustrasi patung.

Istilah seni biasanya digunakan untuk menggambarkan suatu objek yang memiliki nilai estetika dan keindahan. Seni juga mampu menunjukkan ekspresi diri, salah contohnya patung termasuk karya seni.

Ki Hajar Dewantara selaku Bapak Pendidikan Indonesia memiliki definisinya sendiri dalam mengartikan seni. Menurutnya, seni adalah hasil dari keindahan yang dapat menggerakkan perasaan indah orang yang melihatnya. Maka dari itu, tindakan manusia mampu mempengaruhi dan menyebabkan keindahan perasaan seni.

Selain itu, Shihab (1996) menerangkan bahwa seni adalah keindahan. Baginya, seni merupakan ekspresi ruh dan budaya manusia yang mengandung serta mengungkapkan keindahan dan lahir dari sisi terdalam manusia. Didorong oleh kecenderungan seniman kepada yang indah, apapun jenis keindahan itu.

Lebih lanjut, Koentjaraningrat (1993) berpendapat bahwa seni adalah suatu ide atau gagasan yang timbul dari manusia yang kemudian diwujudkan atau direalisasikan dalam bentuk sebuah benda yang akhirnya disebut sebagai karya seni. Benda-benda itu memiliki ide, gagasan, nilai, norma, dan aturan terpola dari diri manusia dalam bermasyarakat.

Sementara itu, Hogman dalam Sutrisno (1993), menguraikan tiga poin penting terdapat dalam seni. Di antaranya adalah Ideas, yaitu wujud seni sebagai suatu yang kompleks dari ide, gagasan, nilai, norma, peraturan, dan sebagainya. Kemudian, Activities yang merupakan suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam berkesenian. Adapun yang terakhir adalah Artifact, yakni sebagai wujud seni melalui hasil karya yang dihasilkan oleh manusia.

Dari penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa seni digambarkan sebagai ciptaan yang terbatas. Dapat dibuat oleh siapa saja dan mengandung makna tertentu. Terlepas dari makna tersirat, penikmat karya seni juga bebas untuk mempresentasikannya.

Mengenal Seni Patung

Kali ini, Katadata.co.id akan membahas tentang salah satu karya seni tiga dimensi yang cukup populer, yakni seni patung.

Susanto (2011) menjelaskan bahwa seni patung adalah sebuah jenis karya tiga dimensi yang bentuknya dibuat dengan metode subtraktif (mengurangi bahan seperti memotong, menatah) atau aditif (membuat model lebih dulu seperti mengecor dan mencetak).

Myers (1958) mendefinisikan seni patung sebagai karya seni tiga dimensi yang tidak terikat pada latar belakang apapun atau bidang manapun pada suatu bangunan.

Lebih lanjut, Soedarso (dalam Kartadinata, 2009) menerangkan bahwa seni patung adalah seni yang merupakan pernyataan artistik lewat bentuk-bentuk tiga dimensional, walaupun ada pula yang bersifat seni pakai tetapi pada dasarnya seni patung adalah seni murni.

Patung termasuk karya seni tiga dimensi karena memiliki bentuk konkrit, volume dan ruang. Hal ini berkaitan dengan penjelasan Soenarso dan Soeroto (1996) yang mengartikan seni patung sebagai semua karya dalam bentuk meruang.

Teknik Membuat Patung

1. Teknik Pahat

Salah satu teknik membuat patung yang populer adalah dengan memahat. Dilansir dari situs resmi Kemdikbud, teknik pahat merupakan teknik yang membuat karya seni dengan membuang bahan-bahan yang tidak digunakan. Adapun alat yang digunakan adalah martil atau palu, pahat, kikir dan lain-lain.

2. Teknik Ukir

Teknik ukir biasanya dilakukan pada objek yang memiliki permukaan keras, salah satunya adalah patung. Teknik ini bisa diterapkan pada patung berbahan dasar lunak dan sedang.

3. Teknik Butsir

Patung akan dibuat dengan teknik menambah dan mengurangi bahan. Materialnya bisa berupa tanah liat, batu, kayu, logam dan sebagainya.

4. Teknik Konstruksi

Teknik konstruksi mencakup perencanaan, perancangan serta pembuatan patung. Bahan-bahan akan dicampur dan disambung untuk membentuk seperti model objek yang diinginkan.

5. Teknik Cor

Teknik ini dilakukan dengan menuangkan bahan cair atau lunak pada cetakan. Bahan-bahannya bisa berupa semen dan logam cair.

6. Teknik Ketok

Teknik ketok biasanya diterapkan pada pembuatan patung dengan bahan dasar lempengan logam. Hal tersebut lantaran konsistensinya yang cenderung keras dan sulit dibentuk.

7. Teknik Modelling

Teknik modelling adalah teknik membuat patung dengan meniru contoh tertentu.

Bahan Pembuatan Patung

1. Bahan Lunak

Bahan lunak merupakan material yang memiliki tekstur empuk yang mudah dibentuk. Biasanya terbuat dari tanah liat, lilin, sabun, plastisin dan lain-lain. Perlu diketahui biasanya patung dengan bahan tersebut harus melalui proses tertentu agar kokoh. Misalnya seperti pembakaran untuk tanah liat.

2. Bahan Sedang

Patung termasuk karya seni yang bisa dibuat dari kayu. Bahan sedang ini umumnya diproses melalui teknik pahat. Adapun kayu yang biasa dipakai adalah kayu waru, sengon, randu dan mahoni.

3. Bahan Keras

Bahan keras bisa berupa kayu. Misalnya kayu jati, sonokeling dan ulin. Selain itu juga bisa dari batu padas, batu granit, batu andesit dan pualam atau marmer.

4. Bahan Cor atau Cetak

Bahan cor merupakan material yang digunakan dengan teknologi lebih canggih. Biasanya harus dibuat terlebih dahulu cetakan. Adapun bahan yang biasa digunakan adalah semen, pasir, gips, logam, timah perak, dan emas.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait