Rekomendasi Pasar Thrifting di Jakarta, Surganya Pakaian Bekas

Banyak anak muda memilih untuk membeli pakaian dan barang lainnya di pasar barang bekas ketimbang di pusat perbelanjaan. Berikut beberapa rekomendasi pasar thrifting di Jakarta yang dapat dikunjungi.
Image title
Oleh Tifani
6 Desember 2022, 12:10
pasar thrifting di jakarta
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Sejumlah warga memilah pakaian bekas (Thrifting) yang dijual di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat, (15/10/2021). Fenomena thrifting merupakan tindakan membeli barang bekas yang masih layak pakai guna menghemat pengeluaran dan membantu ekologi dengan mengurangi limbah tekstil. selain itu, aktivitas ini menjadi peluang bisnis di tengah pandemi.

Thrifting atau jual beli pakaian bekas pakai menjadi budaya populer di Indonesia. Dalam jurnal yang berjudul Thrift Shopping Trends In Building Word Of Mouth (2022) oleh Fitriyani dan Aditya Surya menyebutkan meski menuai pro dan kontra, thrifting dianggap mendukung gaya hidup berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Pasar Thrifting di Jakarta

Banyak anak muda, khususnya di Jakarta memilih untuk membeli pakaian dan barang lainnya di pasar barang bekas ketimbang di pusat perbelanjaan. Berikut beberapa rekomendasi pasar thrifting di Jakarta yang dapat dikunjungi.

1. Pasar Senen

Bicara tentang thrift pasti tidak akan terlepas dari nama pasar ini. Pasar Senen sudah terkenal di kalangan anak muda pecinta thrift sampai sering dijadikan destinasi orang luar Jakarta saat berkunjung ke ibu kota.

Pasar ini memiliki banyak toko barang bekas yang menjual berbagai jenis pakaian, mulai dari t-shirt, celana, jaket, topi, tas hingga sepatu import. Jika beruntung, barang bermerek dengan harga murah juga dapat ditemukan di pasar ini.

Salah satu pasar thrifting di Jakarta ini berlokasi di Senen, Jakarta Pusat. Waktu yang pas untuk mengunjungi pasar ini pukul 08.00 WIB karena belum terlalu ramai, dan banyak barang yang baru datang di jam-jam ini.

2. Pasar Baru

Salah satu pasar thrifting di Jakarta ini merupakan pasar tertua yang ada. Mengunjungi Pasar Baru, Anda dapat menemukan banyak toko barang bekas yang menjual beragam barang dari bermacam-macam brand atau merek.

Misalnya di pintu masuk dapat ditemui berbagai toko kacamata dan aksesori. Di lantai 2, sebagian besar terdapat toko yang menjual lensa dan kamera serta menyediakan layanan perbaikan kamera.

Sementara lantai 3 dan 4 menjual berbagai pakaian bekas. Harga yang dibanderol biasanya mulai dari Rp 15.000 untuk sebuah baju bekas bermerek.

3. Pasar Kebayoran

Pasar ini berada di bawah jalan layang di kawasan Kebayoran Lama. Berbagai macam barang bekas dijual di sini, mulai dari sepatu, tas, jam tangan, kipas angin, handphone, pakaian, kaset, peralatan dapur, kaset audio, kamera hingga barang antik.

Pedagang menjual dagangannya di toko semi permanen, gubuk kayu dan di bawah jembatan. Kebanyakan barang yang ada di salah satu pasar thrifting di Jakarta ini memiliki kualitas yang lebih baik dibanding pasar-pasar lainnya dengan harga yang masih pada batas wajar.

Tentunya para pembeli harus jeli membedakan mana barang asli dan barang KW saat berbelanja di pasar ini.

4. Pasar Santa

Pasar Santa juga menjadi salah satu pasar thrifting di Jakarta. Apalagi barang-barang bekas yang dijual di pasar thrifting ini sudah dipilah dengan baik, sehingga benar-benar hanya ada yang kualitasnya bagus. Tak hanya pakaian, sepatu dan aksesoris lainnya juga ada di sini.

5. Tanah Abang

Selain terkenal dengan barang-barang baru yang bagus, siapa sangka Tanah Abang juga banyak dikenal sebagai tempat thrifting yang recomended. Para pecinta thrifting akan menjumpai barang-barang bagus, pastinya harganya terjangkau di salah satu pasar thrifting di Jakarta.

Cara Memilih Baju Thrifting

Dikutip dalam jurnal berjudul Fashion Thrifting Sebagai Budaya Populer di Kalangan Mahasiswa (2022) oleh Feby Febriayadi, thrifting atau thrift adalah kegiatan jual beli barang bekas dalam rangka melakukan penghematan atau menggunakan uang secara efisien.

Thrift berasal dari kata thrive yang artinya berkembang atau maju. Sementara itu, thrifty  diartikan sebagai cara menggunakan uang dan barang dengan baik dan efisien.

Dengan demikian, thrifting atau thrift adalah kegiatan jual beli barang bekas dalam rangka melakukan penghematan atau menggunakan uang secara efisien. Dapat disimpulkan bahwa baju thrift adalah baju bekas yang layak pakai sehingga bisa dijual kembali.

Meskipun bermaksud positif, pecinta pakaian thrifting harus tetap memperhatikan kualitas baju-baju thrift sebelum membelinya. Lantas, bagaimana cara memilih pakaian thrift yang berkualitas?. Berikut cara memilih pakaian thrifting:

1. Cari Ukuran yang Sesuai

Baju thrift biasanya dikirim dari luar negeri. Itu artinya, ukurannya akan relatif lebih besar dibandingkan baju yang dibuat di Indonesia.

Maka dari itu, diperlukan ketelitian dan kesabaran untuk membeli baju thrifting yang ukurannya sesuai dengan badan. Dengan demikian, pecinta thrifting dapat nyaman saat mengenakannya.

2. Lihat Warna Baju

Selain memperhatikan jahitan baju, pecinta pakaian thrifting juga harus memastikan warna pakaian masih bagus dan cerah. Warna pakaian masih bagus menunjukan bahwa pakaian tersebut berkualitas.

3. Pastikan Tidak Ada Noda

Dalam memilih baju thrift, pastikan untuk memeriksa noda pada pakaian tersebut. Jika pakaian bekas terdapat noda, sebaiknya jangan membeli baju tersebut.

Pasalnya pakaian yang sudah bernoda selain kurang nyaman dipandang, juga terlihat tidak rapi.

4. Cek Kualitas Jahitan

Pastikan untuk mengecek kualitas jahitan dari pakaian yang akan dibeli. Pastikan semua jahitan dalam pakaian masih bagus.

Dengan jahitan yang bagus, maka pakaian tersebut dapat lebih awet dan dapat dikenakan dalam waktu yang lama.

5. Pastikan Barang Original

Salah satu daya tarik dari membeli baju thrift yaitu karena harganya yang relatif terjangkau. Bahkan untuk produk branded pun harganya bisa sangat miring dibandingkan produk baru.

Meskipun demikian, pastikan untuk mengecek keaslian produk tersebut. Jangan sampai membeli produk palsu atau KW. Selain merugikan secara finansial, produk KW biasanya memiliki kualitas tidak sebagus produk asli.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait