Menjawab Pertanyaan Interview Kerja dan Menghindari Jebakan Pertanyaan

Image title
Oleh Tifani
14 Desember 2022, 20:56
Ilustrasi Pertanyaan Interview Kerja
Katadata
Ilustrasi Pertanyaan Interview Kerja

Interview adalah salah satu tahap yang perlu dilakukan saat melamar kerja. Ada berbagai hal yang perlu diperhatikan agar interview kerja dapat berjalan dengan lancar dan tanpa kendala.

Cara Menjawab Pertanyaan Interiew Kerja

Pertanyaan seputar interview terkadang memang tidak terduga dan bisa saja menjebak. Maka dari itu para pelamar harus mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan interview kerja agar diterima. Dikutip dari Topkarir.com.,berikut ini ragam cara menjawab pertanyaan interview kerja

1. Ceritakan Tentang Pribadi Anda

Pertanyaan yang satu ini sering muncul pada saat wawancara kerja. Anda bisa menjawab pertanyaan ini dengan menceritakan asal kampus, jurusan, pengalaman, passion, dan segala sesuatu yang pembahasannya nanti mengarah ke pekerjaan.

Di sisi lain, jangan menceritakan hal-hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan, seperti nama orang tua, jabatan orang tua, nama pacar, dan lain sebagainya.

2. Sampaikan Kelebihan Anda

Saat memperoleh pertanyaan interview kerja ini, maka Anda bisa mengutarakan tentang kelebihan yang dimiliki dari segi sikap, pengetahuan, atau prestasi. Misalnya seperti kemampuan leadership, public speaking, multitasking, dan lain sebagainya.

3. Alasan Melamar ke Perusahaan

Pertanyaan interview kerja yang berikutnya adalah alasan Anda untuk melamar pekerjaan. Jika memperoleh pertanyaan semacam ini, Anda bisa menjawab bahwa perusahaan ini adalah perusahaan yang memiliki reputasi dan branding yang baik di masyarakat. Oleh karena itu, Anda ingin menjadi bagian dalam mengembangkan bisnis di perusahaan tersebut.

4. Sampaikan Hal yang Ingin Diraih

Jawaban tentang pertanyaan yang berhubungan dengan goals hendaknya perlu disesuaikan dengan jabatan yang sedang dilamar. Contohnya, jika melamar di posisi marketing, maka goals Anda adalah menghasilkan omset besar dan membantu banyak karyawan lain memperoleh insentif

5. Ungkapkan Gaji yang Diharapkan

Hindari menjawab pertanyaan ini dengan nominal yang jelas. Aturan utama dalam menjawab pertanyaan ini adalah dengan terlebih dahulu mempersiapkan riset soal kisaran gaji untuk posisi yang Anda lamar.

Ada baiknya, Anda mengajukan nominal dalam bentuk range. Tentukan range yang masuk akal, sesuai dengan latar belakang pendidikan, pengalaman dan skill yang Anda miliki.

6. Alasan Mempekerjakan Anda

Pastikan Anda menjawab pertanyaan interview kerja ini dengan tiga hal penting, yaitu Anda bukan hanya bekerja tapi bisa menghasilkan yang terbaik, Anda bisa dengan mudah beradaptasi dengan tim dan budaya kerja dan Anda adalah pilihan terbaik dibanding kandidat lain. Pertanyaan ini adalah waktu yang tepat untuk "menjual" skill pada sang pewawancara.

7. Alasan Berhenti dari Pekerjaan Lama

Bila Anda sudah bekerja lebih dari satu kantor, pasti pertanyaan ini akan muncul. Saat menjawab pertanyan interview sejenis ini pastikan untuk tidak menebarkan aura negatif tentang kantor lama. Sebaliknya, sampaikan bahwa Anda berniat untuk memulai perjalanan baru dengan kesempatan baru.

Seperti Anda ingin mendapatkan banyak kesempatan baru di karir yang selanjutnya dan bukan di perusahaan yang lama.

8. Sampaikan Kelemahan 

Pertanyaan interview kerja ini berguna untuk mengecek apakah Anda termasuk orang yang sadar diri atau tidak. Jawablah pertanyaan ini dengan sifat jelek yang biasanya ada di kebanyakan orang seperti susah bangun tidur dan lain sebagainya.

Tambahkan juga dengan cara apa yang kita gunakan untuk mengatasi kelemahan tersebut.

9. Sumber Info Lowongan Pekerjaan

Sebagian HRD akan menanyakan kepada Anda dari mana mendapatkan info lowongan pekerjaan saat ini. Hal itu untuk mengetahui bagaimana Anda membangun koneksi, mencari informasi, atau melihat ketertarikan Anda terhadap perusahaan. Jawablah pertanyaan wawancara ini dengan jujur.

Jika mendapat info lowongan dari teman di perusahaan tersebut, Anda bisa menjadikan itu sebagai jawaban untuk memperlihatkan kemampuan membangun networking.

10. Pertanyaan Lain

Ini adalah waktu yang tepat untuk mencari tahu lebih banyak soal perusahaan dan posisi yang Anda inginkan. Mungkin untuk informasi yang lebih umum sudah dibeberkan saat wawancara berlangsung.

Cobalah menanyakan hal-hal yang lebih spesifik, misalnya, "Apa yang membuat Anda senang bekerja di kantor ini?" atau "Seperti apa pencapaian terbaru perusahaan ini?"

Jebakan Pertanyaan Interview Kerja

Selain pertanyaan interview kerja yang bersifat umum seperti diatas. adakalanya HRD perusahaan juga mengajukan beberapa pertanyaan interview kerja yang bersifat menjebak.

Pertanyaan seperti ini sebenarnya hanya salah satu cara tim HRD untuk menggali lebih dalam tentang kepribadianmu. Dikutip dari laman Gramedia.com, berikut cara menjawab pertanyaan interview kerja yang bersifat jebakan

1. Wawasan Terkait Perusahaan

Sebelum Anda melakukan interview kerja, pastikan Anda sudah mencari tahu tentang perusahaan yang Anda lamar. Anda bisa mendapatkan informasi yang valid dari website resmi perusahaan yang sedang membuka lowongan kerja (job vacancy).

Tentu saja tidak perlu menghafal semua informasi yang Anda baca, pilih saja dan pahami informasi yang penting. Supaya Anda tidak lupa mengenai apa yang sudah Anda pelajari tentang perusahaan, sebaiknya Anda mencatat poin-poin penting tentang perusahaan.

Selain dari website atau situs resmi perusahaan, apabila Anda memiliki rekan kerja yang bekerja di perusahaan yang sama. Anda bisa menanyakan informasi penting untuk persiapan interview kerja ke rekan tersebut. Informasi tersebut tentu bisa membantu proses Anda dalam menghadapi pertanyaan pewawancara.

2. Kontribusi untuk Perusahaan

Pertanyaan ini perlu dijawab sesuai dengan kemampuan serta pengalaman yang Anda miliki. Anda bisa menceritakan pengalaman di tempat lama bekerja dan ceritakan pencapaian serta prestasi-prestasi yang telah diraih sebelumnya untuk meyakinkan HRD.

Apabila Anda belum memiliki pengalaman kerja, baru lulus sekolah atau kuliah, maka Anda bisa menceritakan pengalaman Anda di organisasi dan ceritakan kesanggupan bahwa Anda siap bersedia belajar dari awal apabila diterima di perusahaan tersebut.

Dengan menceritakan pengalaman dalam organisasi tentunya Anda dapat menyebutkan bahwa Anda memiliki pengalaman manajemen yang baik, sehingga HRD bisa merasa yakin atas kinerja yang akan Anda berikan untuk perusahaan.

3. Rencana Masa Depan

Perusahaan-perusahaan yang sudah besar akan menanyakan pertanyaan interview kerja ini kepada calon karyawan. Tipsnya, Anda harus menjawab yang realistis dan jujur mengenai rencana karir lima tahun ke depan.

Apabila Anda memiliki rencana menikah atau memiliki anak dalam lima tahun ke depan, sebaiknya ungkapkan saja kepada HRD secara langsung. Pertanyaan mengenai rencana menikah memang cukup sering diajukan oleh HRD karena ada beberapa perusahaan yang memenag mewajibkan karyawannya untuk tidak menikah minimal enam bulan ke depan setelah diterima kerja.

4. Cara Menyikapi Kritik Pekerjaan

Pertanyaan ini sering kali ditanyakan oleh HRD kepada pelamar kerja untuk mengetahui kepribadian calon karyawannya. Ketika Anda diberi pertanyaan interview  kerja itu, maka bisa menjawabnya “pada umumnya memang manusia tidak suka dikritik, akan tetapi selama kritik itu membangun, maka Anda sebagai pelamar kerja harus menerima kritik tersebut dengan senang hati dan melaksanakannya untuk memperbaiki diri sendiri.”

5. Cara Menghadapi Masalah dalam Pekerjaan

Jawablah dengan kalimat-kalimat yang bijaksana karena itu menunjukkan kedewasaan Anda sebagai calon karyawan. Kedewasaan dalam berpikir, kedewasaan dalam menuntaskan masalah tentu akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi HRD.

Anda bisa mencari akar masalahnya terlebih dahulu, kemudian analisis masalah tersebut guna mendapatkan solusi yang terbaik dalam menghadapi permasalahan tersebut.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait