Perjalanan Pendiri Tencent, Ma Huateng Menjadi Orang Kaya di Cina

Bos Tencent, Ma Huateng merupakan orang terkaya ke-4 pada 2021, menurut catatan Forbes. Posisi tersebut mengalahkan Bos Alibaba, Jack Ma yang berada diperingkat ke-5 tahun lalu.
Intan Nirmala Sari
29 Agustus 2022, 10:00
Foto ilustrasi logo Tencent
123RF
Foto ilustrasi logo Tencent

Nama pendiri Tencent, Ma Huateng sempat ramai dibicarakan, lantaran adanya dugaan hubungan dengan salah satu influencer Indonesia, Sisca Kohl. Pria yang memiliki nama lain Pony Ma tersebut digadang-gadang sebagai paman dari influencer Sisca Kohl. Hal tersebut sontak membuat sebagian orang penasaran dengan profil, hingga harta kekayaan Bos Tencent tersebut.

Berdasarkan penelusuran Katadata, orang tua Sisca diduga merupakan salah satu crazy rich Tanah Air. Tak jarang juga yang mengira, ayah Sisca bekerja di perusahaan raksasa teknologi Tiongkok, Tencent. Hal itulah yang memperkuat dugaan bahwa Sisca memiliki hubungan keluarga dengan Ma Huateng, Bos Tencent. 

Melansir laman resmi perusahaan, Ma Huateng mendirikan Tencent pada 1998. Perannya cukup penting dalam pengembangan strategis, arah keseluruhan perusahaan, hingga Tencent. Sebelum membangun Tencent, dia sempat memimpin penelitian dan pengembangan untuk sistem paging internet di China Motion Telecom Development Limited, penyedia layanan dan produk telekomunikasi di Tiongkok.

Dia juga menerima gelar Bachelor of Science dengan spesialisasi Komputer dan Teknik Terapan dari Universitas Shenzhen.

Advertisement
Ma Huateng
Ma Huateng (www.lifestyleasia.com)

 

Titik Nol

 

Ma Huateng yang kini lebih dikenal sebagai Bos Tencent, memulai karir pengusaha dari nol. Semasa muda, dia juga sempat membantu ayahnya yang bekerja sebagai manajer pelabuhan di Shenzhen. 

Pria yang kini berusia setengah abad tersebut, lahir di provinsi Guangdong, Cina pada 29 Oktober 1971. Pony Ma menjadi nama panggilan sehari-harinya. Dia juga sempat mengemban pendidikan di Universitas Shenzen dan mengambil jurusan Ilmu Komputer pada 1989 dan lulus pada 1993.

 

Berdasarkan laporan keuangan Tencent 2021, disebutkan bahwa Ma merupakan salah satu pendiri Tencent Group. Dia juga memiliki lebih dari 28 tahun pengalaman di industri telekomunikasi dan Internet.

Saat ini, Ma Huateng menjabat sebagai Chairman sekaligus CEO Tencent. Dia juga menjabat sebagai direktur beberapa anak perusahaan Perseroan. 

Selain itu, Ma juga dinobatkan sebagai bagian dari daftar orang terkaya di dunia menurut majalah Forbes. Adapun harta kekayaan yang dimiliki Bos Tencent, per Minggu (28/2) mencapai US$ 35,2 miliar atau setara Rp 520,96 triliun (kurs Rp 14.800). Alhasil, dia berada dalam urutan ke-34 sebagai orang terkaya di dunia. Meskipun begitu, jumlah tersebut cenderung turun hampir 50 % dari total kekayaan pada 2021, yang sempat menyentuh US$ 65,8 miliar. 

Di negeri asalnya sendiri, Tirai Bambu, Forbes mencatat Ma sebagai orang terkaya ke-4 pada 2021. Posisi tersebut mengalahkan Bos Alibaba, Jack Ma yang berada di peringkat ke-5 tahun lalu. 

Jejaring Investasi Bos Tencent

Mengutip laporan keuangan Tencent 2021, Ma Huateng juga menguasai perusahaan Kepulauan Virgin Britania Raya, Advance Data Services Limited sekitar 710 juta lembar saham secara langsung. Adapun kepemilikan tidak langsung mencapai 95 juta, melalui anak perusahaannya, Ma Huateng Global Foundation.

Sementara itu, dilansir dari laman Forbes, Tencent perusahaan naungan Ma Huateng itu memiliki saham minoritas di produsen mobil listrik Tesla, layanan streaming musik Spotify, dan menjadi perusahaan induk Snapchat Snap Inc.

 

 

 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait