Data Tenaga Kerja AS Positif, Harga Emas Antam Turun Rp 3.000

Intan Nirmala Sari
9 Juni 2021, 08:55
Pedagang menata emas antam di Jakarta, Rabu (17/2/2021). Harga emas antam pada perdagangan Rabu (17/2) anjlok hingga Rp13 ribu (1,4 persen) menjadi Rp922 ribu per gram dibandingkan Selasa (16/2) dan merupakan harga terendah sejak 23 Juli 2020 atau sekitar
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.
Pedagang menata emas antam di Jakarta, Rabu (17/2/2021). Harga emas antam pada perdagangan Rabu (17/2) anjlok hingga Rp13 ribu (1,4 persen) menjadi Rp922 ribu per gram dibandingkan Selasa (16/2) dan merupakan harga terendah sejak 23 Juli 2020 atau sekitar tujuh bulan yang lalu.

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk hari ini turun Rp 3.000 per gram ke level Rp 957 ribu per gram dari catatan sebelumnya. Mengutip laman Logam Mulia, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga mencatatkan penurunan Rp 3.000 per gram menjadi Rp 868 ribu per gram pada Rabu (9/6).

Sementara itu, melansir Bloomberg pada perdagangan pagi ini, harga emas commodity exchange (Comex) untuk kontrak Agustus 2021 naik 0,22% ke level US$ 1.898,5 per troy ons. Sedangkan untuk emas spot (XAUUSD) naik 0,14% ke level US$ 1.895,5 per troy ons. Adapun untuk indeks dolar AS spot naik 0,03% ke level 90,1.

Melansir Reuters, pergerekan harga emas masih dipengaruhi sentimen lesunya imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) tenor 10 tahun (US Treasury). Di samping itu, investor masih menahan diri menanti rilis data inflasi AS dan rapat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) pekan ini.

Adapun data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan lonjakan lowongan pekerjaan AS yang nyaris menyentuh rekor tertinggi satu juta di Apri 2021. Sementara itu, kepercayaan usaha kecil AS turun tipis untuk pertama kalinya di Mei 2021. Itu karena, kurangnya tenaga kerja nasional dan kekhawatiran inflasi yang membebani prospek ekonomi pemilik bisnis.

“Ini tarik menarik antara bulls (naik) dan bears (turun) harga emas di level US$ 1.900 per troy ons,” kata Kepala strategi pasar Blue Line Futures, Phillip Streible di Chicago, Selasa (8/6).

Dia menambahkan, lesunya imbal hasil obligasi menjadi sentimen positif jangka pendek untuk emas. Sedangkan penguatan indeks dolar AS dan kenaikan harga ekuitas bakal menjadi tantangan.

Di sisi lain, daya tarik emas sebagai aset lindung nilai atau safe haven juga didukung oleh sentimen penurunan uang kripto atau cryptocurrency baru-baru ini. “Itu membuat beberapa investor kembali ke logam mulia,” kata Kepala dagang di US Global Investors, Michael Matousek.

Nilai pada emas perhiasan dan emas untuk investasi berbeda. Hal tersebut bergantung pada tingkat gramasi dan kandungan emas murni pada produk tersebut. Umumnya, emas batangan dipilih untuk investasi, karena semakin besar gramasi semakin baik harga yang diperoleh atau mendekati pergerakan harga emas global.

Selain emas batangan, saat ini sudah banyak platform yang menawarkan investasi secara digital, sehingga mempermudah masyarakat dalam bertransaksi hingga menyimpan emas.

Berikut adalah harga emas batangan di butik Logam Mulia Antam pada Rabu (9/6):

- Harga emas batangan 0,5 gram                      Rp 528.500

- Harga emas batangan 1 gram                          Rp 957.000

- Harga emas batangan 10 gram                        Rp 9.065.000

- Harga emas batangan 25 gram                        Rp 22.537.000

- Harga emas batangan 50 gram                       Rp 44.995.000

- Harga emas batangan 100 gram                     Rp 89.912.000

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait