Penerbit Indeks Investasi Dunia MSCI Bakal Merilis Indeks Kripto

Sebelumnya, perusahaan jasa keuangan seperti Bank of New York Mellon Corp, Mastercard, Visa dan Goldman Sach telah lebih dulu berkontribusi mendukung pemanfaatan aset kripto.
Intan Nirmala Sari
18 Juni 2021, 14:23
kripto
Flickr.com

Kepala Eksekutif sekuritas global penerbit indeks MSCI Henry Fernandez mengatakan, pihaknya berencana meluncurkan indeks aset cryptocurrency (mata uang digital).

Melansir Reuters pada Jumat (18/6), langkah tersebut bertujuan untuk membuka akses penerimaan dari arus transaksi mata uang digital dan perusahaan yang memperdagangkannya.

Pernyataan tersebut dikeluarkan Fernandez dalam acara Clubhouse yang diselenggarakan perusahaan modal ventura Andreessen Horowitz awal pekan ini. MSCI juga telah berbicara dengan para ahli dan berniat untuk meluncurkan indeks kritpto.

Meskipun begitu, perusahaan tersebut belum memberikan rincian mengenai aset kripto apa saja yang akan menjadi fokus pada indeks nantinya.

Advertisement

MSCI atau yang dikenal sebelumnya Morgan Stanley Capital International merupakan perusahaan layanan penyedia indeks saham dan obligasi terkemuka di dunia.

Indeks yang dikeluarkan bertujuan untuk mengukur kinerja pasar wilayah tertentu, sesuai standar perhitungan khusus. Dibentuk sejak 1969, MSCI telah menerbitkan ratusan ribu indeks di berbagai negara dan umumnya merupakan indeks saham.

Terkait penerbitan indeks kripto, MSCI berencana untuk memperluas penawarannya di bidang kredit swasta dan lingkungan sosial serta tata kelola (ESG).

April lalu, perusahaan juga meluncurkan 20 indeks tematik untuk membantu investor melakukan perdagangan di Tiongkok, dengan menawarkan indeks yang sesuai tujuan dan kebijakan pemerintah.

Hingga akhir 2020, MSCI berhasil mengantongi aset senilai US$ 14,5 triliun secara global dari penerbitan berbagai indeks. Indeks MSCI cenderung mampu membuka akses untuk aliran dana investor masuk ke dalam aset yang bersangkutan.

Sebelumnya, perusahaan jasa keuangan seperti Bank of New York Mellon Corp, Mastercard, Visa dan Goldman Sach telah lebih dulu berkontribusi mendukung pemanfaatan cryptocurrency. Sayangnya, penggunaanya dalam kehidupan sehari-hari masih rendah.

Di sisi lai, Mei 2021 Indeks S&P Dow Jones juga meluncurkan indeks cryptocurrency baru. Langkah tersebut sukses membawa Bitcoin dan Ethereum masuk ke papan perdagangan bursa saham Amerika yakni Wall Street. Indeks S&P Bitcoin, Indeks S&P Ethereum, dan Indeks S&P Crypto Mega Cap, akan mengukur kinerja aset digital yang terkait dengannya.

Selain itu, ada Coinbase Global juga berhasil terdarftar di papan perdagangan NASDAQ April lalu, ketika harga Bitcoin sedang menyentuh rekor puncak. Saham platform pertukaran kripto (crypto exchange) tersebut, sebagian besar dikuasai Andreessen Horowitz.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait