PPKM Jadi Sentimen Negatif untuk IHSG, Analis Sarankan Saham Komoditas

Intan Nirmala Sari
3 Agustus 2021, 06:59
Karyawan melintas di dekat layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHsG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/5/2021). IHSG pada perdagangan menjelang libur cuti lebaran 2021 ditutup melemah 37,44 poin atau 0,6 persen ke level 5.938,
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.
Karyawan melintas di dekat layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/5/2021). IHSG pada perdagangan menjelang libur cuti lebaran 2021 ditutup melemah 37,44 poin atau 0,6 persen ke level 5.938,35.

Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG diprediksi masih akan terkonsolidasi pada perdagangan Selasa (3/8). Keputusan pemerintah untuk melanjutkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dipandang sebagai sentimen negatif untuk perdagangan hari ini.   

Pada perdagangan kemarin (2/8) IHSG ditutup menguat 0,44% menyentuh level 6.096, meskipun investor asing mencatatkan aksi beli Rp 12,86 miliar di seluruh market. Hingga penutupan, diketahui sebanyak 262 saham mencatatkan penurunan, 243 mengalami kenaikan dan 144 saham stagnan.

Analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, langkah pemerintah memperpanjang PPKM menjadi sentimen negatif bagi perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Ditambah lagi, kondisi pasar eksternal belum kondusif seiring turunnya harga komoditas seperti CPO, minyak, batu bara, nikel dan juga emas.

“Ini karena masih tingginya kasus Covid-19, bahkan di Indonesia kasus kematian baru bertambah 1.568 jiwa atau yang tertinggi di dunia mengalahkan Amerika Serikat (AS), India dan Brazil,” kata Edwin dalam keterangannya kepada Katadata.co.id, Selasa (3/8).

Untuk perdagangan Selasa (3/8) dia memperkirakan indeks bergerak pada rentang 6.053 hingga 6.145. Di mana, beberapa saham komoditas dan infrastruktur bisa menjadi pilihan. Adapun beberapa saham tersebut yakni PT Barioto Pacific Tbk (BRPT) dengan target harga Rp 1.140 per saham, PT Timah Tbk (TINS) Rp 1.745 per saham, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Rp 4.120 per saham, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) Rp 480 per saham dan PT Astra International Tbk (ASII) dengan target harga Rp 4.920 per saham 

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menilai, pergerakan indeks masih dalam fase konsolidasi. Hal tersebut dikarenakan belum ada sentimen kuat yang menjadi penopang pergerakan indeks hari ini, baik dari fluktuasi harga komoditas dan nilai tukar rupiah.

“Kondisi sektor riil masih melambat, namun momentum pergerakan fluktuatif IHSG dapat dimanfaatkan investor jangka pendek, menengah maupun terbatas,” ujar William dalam keterangannya, Senin (2/8).

William memperkirakan, indeks hari ini bergerak di kisaran 6.001 hingga 6.202. Adapun pilihan sahamnya seperti PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Ada juga saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait