Yudo Margono Calon Tunggal Panglima TNI Pengganti Andika Perkasa

Supres berisi nama calon panglima TNI diserahkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Ketua DPR Puan Maharani
Ade Rosman
28 November 2022, 16:59
Yudo Margono Panglima TNI
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.
Kasal Laksamana TNI Yudo Margono mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2022).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono menjadi calon tunggal Panglima TNI yang akan menggantikan Jenderal Andika Perkasa. Nama Yudo menjadi satu-satunya calon yang diusulkan oleh Presiden dalam Surat Presiden (Surpres) yang diterima Dewan Perwakilan Rakyat sore Ini. 

"Pada kesempatan ini saya akan mengumumkan bahwa nama yang diusulkan oleh Presiden untuk menggantikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa adalah Laksamana TNI Yudo Margono," kata Ketua DPR Puan Maharani, saat konferensi pers di kompleks Parlemen, Senin (28/11). 

Puan menyampaikan, dengan telah diumumkan secara resmi isi Surpres tersebut maka Yudo bisa segera mengikuti proses serta mekanisme yang ada di DPR, yaitu proses uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test oleh komisi terkait. Surat presiden tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno. 

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa akan memasuki masa pensiun pada Desember 2022. Setelah diterima DPR RI, Surpres Calon Panglima TNI bakal ditindaklanjuti oleh mekanisme uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I yang membidangi persoalan pertahanan.  

Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, maka anggota DPR punya waktu 20 hari untuk menjalankan mekanisme tersebut. Beleid itu juga menyebutkan bahwa panglima dapat dijabat secara bergantian oleh Perwira Tinggi aktif dari tiap-tiap angkatan. 

Reporter: Ade Rosman
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait