Dua Sisi Industri Pulp dan Kertas

Meski menyumbang devisa negara, Industri kertas juga berisiko bagi lingkungan dan permasalahan sosial.
Image title
Oleh Melati Kristina Andriarsi - Tim Riset dan Publikasi
2 April 2021, 18:35

Industri kertas turut berperan dalam perekonomian Tanah Air, salah satunya menyumbang devisa negara. Pada 2019 lalu, Industri kertas menghasilkan Rp 101 triliun nilai ekspor dan menyerap investasi sebesar Rp 8,22 triliun. Selain itu, industri kertas juga menyerap tenaga kerja sebesar 641.438 orang pada 2018. 

Per 2019, konsesi perkebunan kayu monokultur luasnya mencapai 11,3 juta hektare (ha). Dari lahan konsesi tersebut, industri kertas mampu menghasilkan 34,4 juta m3 kayu bulat bahan baku bubur kertas per tahunnya. 

Namun, industri ini turut berisiko bagi lingkungan hingga permasalahan sosial. Keberadaan industri kertas berisiko terjadi deforestasi hingga kebakaran hutan dan lahan. Tak hanya berdampak bagi lingkungan, sekitar 20 persen kawasan hutan Indonesia terjadi konflik agraria. Ekspansi wilayah perkebunan juga berpotensi  mengancam hutan alam dan lahan gambut, termasuk di Papua.