Strategi Mitigasi Iklim Sektor Hutan dan Lahan

Mitigasi iklim di Indonesia menemui titik terang setelah adanya updated NDC dan dokumen LTS-LCCR 2050 untuk mendukung pembangunan rendah karbon di Tanah Air.
Image title
Oleh Arofatin Maulina Ulfa - Tim Publikasi Katadata
6 Oktober 2021, 14:43

Pemerintah telah menetapkan strategi mitigasi iklim melalui roadmap Nationally Determined Contribution (NDC) yang telah diperbaharui pada September 2021 lalu. Target NDC 2030 yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tersebut tidak mengalami banyak perubahan dari dokumen NDC 2016.

Adapun target untuk mengurangi emisi karbon masih sebesar 29 persen melalui upaya sendiri dan 42 persen dengan bantuan internasional. Dokumen NDC terbaru ini akan digunakan untuk mendukung target pemerintah dalam pembangunan rendah karbon dan mewujudkan netral karbon pada 2060.

Melalui Long-term Strategy on Low Carbon and Climate Resilience (LTS-LCCR) 2050 pemerintah menyiapkan peta jalan aturan yang akan mendukung NDC. Aturan ini juga akan digunakan sebagai panduan pembangunan berkelanjutan dan pembangunan rendah karbon di Tanah air.

Dokumen LTS-LCCR 2050 memuat target intensifikasi pengurangan emisi karbon pada lima sektor penyumbang emisi utama di Indonesia dan akan menjadi fokus  NDC. Hutan dan lahan menjadi salah satu sektor utama dengan fokus pada upaya penurunan deforestasi dan degradasi hutan, pengelolaan hutan lestari, peningkatan cadangan karbon, peningkatan konservasi, hingga pengelolaan lahan gambut.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemangku kepentingan. Target pengurangan emisi dan restorasi gambut masih dapat ditingkatkan guna mempercepat skenario netral karbon di sektor hutan dan lahan.

Di samping itu, perbaikan regulasi terkait hutan dan lahan serta koordinasi kebijakan pusat daerah perlu diperkuat. Adapun dengan hadirnya dokumen LTS-LCCR 2050 diharapkan upaya mitigasi perubahan iklim semakin kuat dan terarah untuk mendukung pembangunan rendah karbon di Indonesia.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.