Viral Video Penganiayaan Perawatnya, RS Siloam Minta Pengusutan Polisi

RS Siloam Sriwijaya Palembang meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kekerasan yang menimpa seorang perawat di rumah sakitnya.
Image title
Oleh Lavinda
17 April 2021, 12:15
RS Siloam Sriwijaya Palembang meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kekerasan yang menimpa seorang perawat di rumah sakitnya.
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Ilustrasi rumah sakit.

Manajemen Rumah Sakit (RS) Siloam Sriwijaya Palembang meminta kepolisian mengusut tuntas kasus kekerasan yang menimpa seorang perawat di rumah sakitnya. Respons ini menanggapi peristiwa penganiayaan yang dilakukan orang tua pasien kepada perawat pada Kamis (15/4) lalu.

Direktur RS Siloam Sriwijaya Palembang Bona Fernando mengaku menyesali tindak kekerasan tersebut. Dia menegaskan kekerasan terhadap tenaga kesehatan adalah tindakan yang tidak dapat ditolerir.

“Siloam Hospitals telah menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian kekerasan yang menimpa perawat kami, serta menindak pelaku kekerasan kepada perawat kami dengan tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar Bona dalam keterangan tertulis, Jumat (16/4).

Menurut Bona, tenaga perawat dan kesehatan lainnya merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan. Tenaga perawat dan kesehatan juga menjalankan fungsi yang vital dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif, sehingga perlu mendapat apresiasi.

Advertisement

Siloam Hospitals berkomitmen memberi pelayanan optimal kepada pasien. Untuk itu, pihaknya berupaya keras menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi tenaga kesehatan agar dapat bekerja secara optimal.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menghargai semua tenaga kesehatan yang berjuang memberikan pelayanan kepada pasien di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya,” kata Bona.

Sebelumnya, video penganiayaan terhadap perawat RS Siloam Sriwijaya yang dilakukan seorang pria beredar luar di media sosial. Belakangan diketahui, pria tersebut merupakan orang tua dari pasien yang menjalani rawat inap. Peristiwa penganiayaan berlangsung pada Kamis (15/4) siang.

Perawat yang menjadi korban penganiayaan keluarga pasien tersebut akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Dalam laporannya, perawat mengaku dipanggil untuk menemui orang tua pasien ke sebuah kamar rawat inap. Ayah pasien menanyakan bagaimana cara perawat melepas infus di tangan anaknya. Namun, sebelum perawat menjawab, ayah pasien langsung memukul wajahnya dan mendorongnya hingga jatuh terduduk di lantai.

Berdasarkan visual yang terdapat dalam video viral tersebut, peristiwa penganiayaan disaksikan oleh perawat lain, petugas keamanan, dan beberapa kerabat pasien lain.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait