Berambisi Jadi Bank Digital, Bank MNC Rekrut Pendiri Cashlez Worldwide

Bank MNC Internasional menargetkan Motion Digital akan memiliki minimal 30 juta nasabah dalam lima tahun ke depan.
Image title
19 Mei 2021, 10:57
Di tengah upaya mewujudkan ambisinya menjadi bank digital, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) merekrut pendiri sekaligus Presiden Direktur PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) Teddy Setiawan Tee.
Arief Kamaludin | KATADATA
Gedung MNC

Di tengah upaya mewujudkan ambisinya menjadi bank digital, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) merekrut pendiri sekaligus Presiden Direktur PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) Teddy Setiawan Tee.

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, Teddy Tee bergabung sebagai Chief Operating Officer Motion Digital pada 17 Mei 2021. Bergabungnya Teddy diharapkan dapat mengakselerasi layanan perbankan Motion Digital.

Percepatan penggunaan layanan bisa dilakukan melalui integrasi dengan perusahaan teknologi finansial (fintech), layanan uang elektronik (e-money), kartu kredit virtual, dan saluran melalui platform peer-to-peer lending.

Hary memasang target bahwa Motion Digital akan memiliki minimal 30 juta nasabah dalam lima tahun ke depan. Layanan tersebut akan mengoptimalkan konversi lebih dari 200 juta basis pengguna MNC Group menjadi nasabahnya.

"Seluruh user base MNC Group, termasuk televisi, portal dan media sosial mencapai lebih dari 200 juta user base, terbesar di Tanah Air,” kata Hary melalui siaran pers, Selasa (18/5).

Sebelumnya, Cashlez yang didirikan Teddy pada 2015 itu merupakan perusahaan Fintech gerbang pembayaran atau payment gateway pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Teddy memiliki 20 tahun pengalaman di bidang industri transaksi non-tunai dan kartu kredit. Tercatat meniti karir sejak 2000, dia dinilai mengalami lompatan-lompatan besar dalam kariernya.

Lulusan University of Arizona, Amerika Serikat dengan gelar Bachelor of Science in Business Administration ini mengawali perjalanan karier di Lisa Frank Inc yang berada di Tucson, Arizona, Amerika Serikat sebagai Marketing Analyst.

Sekitar 2002, dia kembali ke Indonesia dan bekerja di berbagai perusahaan, yaitu Federal International Finance (FIF) - Astra Motorcycle Financing, ANZ Bank, PT Bank International Indonesia (BII), PT PrimaVista Solusi.

Sebelum mendirikan perusahaannya sendiri, yakni pada 2012-2015, Teddy bekerja di PT Visa Worldwide Indonesia (VISA) sebagai Director, Merchant Sales and Solution.

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait