Bakrie Darma Akan Lunasi Utang Rp 75 Miliar ke KFC sebelum Akhir Tahun

Total utang entitas Grup Bakrie kepada pengelola KFC tersebut Rp 100 miliar dan sudah dibayarkan Rp 25 miliar pada Desember 2020.
Image title
4 Juni 2021, 18:06
PT Bakrie Darma Indonesia memastikan akan membayar sisa utang senilai Rp 75 miliar kepada KFC sebelum akhir 2021.
Katadata | Arief Kamaludin
KFC

PT Bakrie Darma Indonesia memastikan akan membayar sisa utang senilai Rp 75 miliar kepada PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) sebelum akhir 2021. Total utang entitas Grup Bakrie kepada pengelola KFC tersebut Rp 100 miliar dan sudah dibayarkan Rp 25 miliar pada Desember 2020.

Pengumuman itu disampaikan manajemen Fast Food dalam Keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (4/6). 

"Pelunasan dari Bakrie Darma akan dilakukan sebelum akhir tahun 2021," kata manajemen Fast Food secara tertulis, Jumat (4/6).

Fast Food menjelaskan tidak memiliki rencana kerja sama investasi lagi dengan Bakrie Darma atau perusahaan mitra lainnya hingga saat ini. Meski begitu, manajemen tidak menutup pintu dan mempertimbangkan bila ada potensi investasi yang cocok dengan bisnis Fast Food.

Advertisement

Seperti diketahui, Fast Food memberikan dana kepada Bakrie Darma dengan skema tanpa bunga yang rencananya digunakan untuk pendanaan proyek properti. Bakrie Darma yang memiliki rencana proyek properti, menawarkan pada FAST untuk turut berpartisipasi dalam proyek properti tersebut.

Bakrie Darma menawarkan partisipasi dengan cara FAST  memberikan dana senilai Rp 100 miliar kepada Bakrie Darma untuk kepentingan modal atas rencana kegiatan usaha, pembangunan, dan pembelian properti. Dengan latar belakang tersebut, FAST sepakat untuk memberikan investasi di proyek tersebut

"Dimana KFC akan memperoleh hak untuk menggunakan properti untuk pengembangan usaha restoran," kata manajemen KFC menjelaskan.

Tanggal perjanjian kerja sama tersebut diteken pada 18 September 2019 dengan jangka waktu perjanjian sampai 29 Februari 2020.

Namun, pembangunan proyek properti tersebut tidak terealisasi. Manajemen KFC menjelaskan, para pihak sepakat untuk membatalkan proyek tersebut pada 2020, dilatarbelakangi oleh kondisi prospek usaha yang terimbas panderni Covid-19.

Karena itu, pihak Bakrie Darma perlu mengembalikan dana investasi senilai Rp 100 miliar. Pada Desember 2020, perusahaan sudah mengembalikan Rp 25 miliar. "Sisa pengembalian sebesar Rp 75 miliar akan tetap diselesaikan oleh Bakrie Darma," kata manajemen KFC.

Kerja sama antara KFC dengan Bakrie Darma bukan merupakan pinjam-meminjam, melainkan hubungan kerja sama investasi. maka itu, KFC tidak mendapatkan imbal hasil.

Sampai saat ini, piutang KFC kepada Bakrie Darma masih dijamin dengan gadai saham PT Bumi Resources Minerals Tbk.

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait