Penumpang Garuda Bisa Pesan Taksi Blue Bird via Aplikasi Baru

Pengembangan aplikasi digital merupakan upaya Garuda untuk bergerak adaptif dengan inovasi layanan utama dan pendukung penerbangan.
Image title
10 Juni 2021, 14:10
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menggandeng perusahaan transportasi swasta PT Blue Bird Tbk (BIRD) untuk mengintegrasikan layanan transportasi darat dari dan menuju bandara pada aplikasinya.
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Penumpang menaiki taksi blue bird di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menggandeng perusahaan transportasi swasta PT Blue Bird Tbk (BIRD) untuk mengintegrasikan layanan transportasi darat dari dan menuju bandara pada aplikasinya.

Melalui aplikasi Fly Garuda, maskapai milik negara ini mengembangkan fitur pemesanan taksi Bluebird dan Silverbird. Saat ini, fitur baru pada aplikasi tersebut sudah dapat diakses para pengguna jasa yang berada di wilayah jangkauan operasional Blue Bird. Secara bertahap, kedua perusahaan tersebut akan mengimplementasikan di kota-kota lainnya di Indonesia.

Direktur Utama Garuda Irfan Setiaputra mengungkapkan, pengembangan layanan ini merupakan upaya Garuda untuk bergerak adaptif dengan berinovasi memaksimalkan layanan penerbangan. Hal itu dilakukan, baik melalui pengembangan transformasi digital, maupun kerja sama dengan para mitra strategis.

Irfan memperkirakan potensi pasar digital meningkat, sehingga Garuda mengoptimalkan layanan digital melalui platform Fly Garuda untuk meningkatkan pengalaman terbang, khususnya di masa new normal saat ini.

Advertisement

"Sejak diperkenalkan kembali pada Maret lalu, aplikasi Fly Garuda terus mengembangkan fitur-fitur yang dapat mendukung kemudahan perjalanan bagi para penumpang," kata Irfan dalam siaran pers, Kamis (10/6).

Pengembangan fitur-fitur baru merupakan upaya Garuda untuk mengoptimalkan layanan bagi penumpang, khususnya memudahkan perencanaan perjalanan ke berbagai destinasi Garuda. Hal ini juga bisa memberikan pilihan layanan transportasi secara terintegrasi.

Selama ini, menurut Irfan, Garuda mampu menjembatani koneksi antarpulau di Indonesia, sementara ketersediaan layanan Blue Bird juga tersebar di kota-kota besar di Indonesia.

Direktur Utama Blue Bird, Noni Purnomo mengatakan, kedua perusahaan memiliki visi dan misi yang sama sehingga kolaborasi ini akan memperkuat posisi Bluebird sebagai layanan transportasi menyeluruh.

"Kami menghadirkan fitur Fixed Price sehingga masyarakat dapat membayar dengan harga pasti, dimana tarif perjalanan yang dibayarkan akan sama dengan nominal yang tertera pada aplikasi Fly Garuda,” kata Noni.

Noni mengatakan, aksesibilitas layanan Blue Bird di aplikasi Fly Garuda adalah langkah awal dari kerja sama. Nantinya, para penumpang Blue Bird juga dapat memesan tiket Garuda melalui aplikasi MyBluebird.

Ke depan, kedua perusahaan ini terus mengembangkan kerja samanya hingga lini bisnis lain, khususnya kargo melalui anak usaha Garuda, Aero Jasa Cargo. Ini sebagai salah satu strategi menangkap peluang bisnis logistik yang sedang tumbuh pesat di Indonesia saat ini.

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait