Beli Kembali Sahamnya, Produsen Sari Roti Siapkan Dana Rp 480 Miliar

Produsen Sari Roti, Nippon Indosari Corpindo membatasi harga pembelian saham maksimal Rp 1.600 per saham.
Image title
Oleh Lavinda
19 Juli 2021, 17:30
Produsen Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk berencana membeli kembali (buy back) saham perusahaan dengan menyiapkan dana maksimal Rp 480 miliar.
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.
Karyawan berjalan di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (11/12/2020).

Produsen Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk berencana membeli kembali (buy back) saham perusahaan dengan menyiapkan dana maksimal Rp 480 miliar. Buy back akan dilaksanakan pada 21 Juli sampai 20 Oktober 2021.

Direktur Nippon Indosari Corpindo Arlina Sofia menyampaikan emiten berkode saham ROTI ini membatasi harga pembelian saham maksimal Rp 1.600 per saham. 

"Perkiraan nilai nominal saham yang akan dibeli kembali maksimal Rp 480 miliar dengan jumlah maksimal 300 juta saham," ujar Arlina dalam pengumuman di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/7). 

Dana yang disiapkan untuk buy back ialah dana internal perusahaan yang berasal dari kegiatan operasional. Dengan demikian, aksi pembelian kembali saham tidak mengakibatkan penurunan pendapatan dan tidak berdampak pada beban biaya perusahaan.

Advertisement

"Pelaksanaan buyback saham tidak berdampak terhadap pendapatan perusahaan, maka tidak terdapat perubahan atas proforma laba perusahaan," katanya.

Metode pembelian kembali saham akan dilaksanakan melalui transaksi di BEI. Untuk itu, perusahaan akan menggunakan jasa dari perantara pedagang efek. Produsen makanan dengan merek dagang Sari Roti ini menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai perusahaan efek yang akan melakukan buy back saham.

Biaya buy back atau imbalan jasa atas transaksi pembelian saham di BEI melalui perusahaan perantara pedagang efek ditetapkan 0,2% dari nilai transaksi.

Menurut manajemen Nippon Indosari, buy back dapat menstabilkan harga dalam kondisi pasar yang fluktuatif. Selain itu, memberikan fleksibilitas bagi perusahaan dalam mengelola modal jangka panjang,. Daham treasury dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai yang optimal jika perusahaan memerlukan penambahan modal.

Aksi korporasi ini merujuk pada Surat Edaran No.3/SEOJK.04/2020 pada 9 Maret 2020 tentang Kondisi Lain Sebagai Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan dalam Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik .

Pada perdagangan Senin (19/7) hari ini, saham ROTI ditutup di level harga Rp 1.370, naik 1,49% atau 20 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya Rp 1.350.  Harga saham ROTI juga tumbuh 1,11% dalam kurun waktu sepekan dan 1,48% dalam waktu sebulan.   

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait