Rektor UI Mundur dari Komisaris BRI, Pengesahannya Masih Tunggu RUPS

BRI tidak mungkin mengubah agenda RUPS dengan memasukkan agenda persetujuan pengunduran diri Rektor UI Ari Kuncoro dari jabatan komisaris. Hal itu membutuhkan waktu paling tidak 45 hari.
Image title
Oleh Lavinda
22 Juli 2021, 18:31
rektor ui, ari kuncoro, komisaris BRI, rangkap jabatan komisaris, komisaris bumn
Arief Kamaludin|KATADATA
Gedung Bank BRI

Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro menyampaikan surat pengunduran diri sebagai Wakil Komisaris Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Surat itu disampaikan tak berselang lama setelah muncul polemik rangkap jabatan di kalangan masyarakat. 

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama BRI Sunarso menyampaikan pihaknya menerima surat pengunduran diri Ari Kuncoro dari Kementerian BUMN pada Kamis (22/7) hari ini.

"Jadi, suratnya ditujukan kepada Menteri BUMN (Erick Thohir), kemudian menteri menyurati BRI untuk melakukan tindak lanjut secara administratif sesuai ketentuan," ujar Sunarso dalam Konferensi Pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasar (RUPS-LB) membahas rencana penerbitan saham baru dan pembentukan Holding Ultra Mikro, Kamis (22/7).

Menurut dia, sesuai ketentuan dan prosedur, perusahaan tidak mungkin mengubah agenda RUPS dalam hitungan hari, melainkan membutuhkan waktu paling tidak 45 hari. Maka dalam agenda rapat hari ini, lanjut dia, tetap hanya membahas agenda tunggal seperti rencana semua, yakni terkait penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

Advertisement

"Sedangkan persetujuan pengunduran diri wakil komisaris utama akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku dan itu membutuhkan waktu," kata Sunarso.

Sebelumnya, polemik rangkap jabatan Ari Kuncoro kembali mengemuka setelah Presiden Joko Widodo mengganti Peraturan Pemerintah Nomor 68/2013 tentang Statuta Universitas Indonesia menjadi PP Nomor 75/2021. Poin yang membuat hal ini dibicarakan masyarakat adalah perubahan terkait dengan rangkap jabatan rektor UI.

Dalam peraturan lama, rektor maupun wakil rektor dilarang merangkap jabatan sebagai pejabat pada badan usaha milik negara/daerah maupun swasta. Sedangkan pada peraturan baru, rektor dan wakil rektor hanya dilarang merangkap jabatan sebagai direksi BUMN, BUMD, atau swasta.

Berdasarkan laman jejaring UI, Ari Kuncoro menjabat sebagai Rektor UI untuk periode jabatan 2019-2024. Ia merupakan guru besar dalam ilmu ekonomi. Sebelum menduduki jabatan sebagai rektor, Ari menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Selain aktivitas akademik di FEB UI, Ari menjadi anggota East Asian Economist Association dan menjadi profesor tamu di beberapa kampus terkemuka di Australia dan Amerika Serikat.

Berdasarkan halaman website BRI, Ari Kuncoro ternyata pernah menjabat sebagai Komisaris Utama/Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada periode 2017-2020. Setelah itu, Ari Kuncoro kembali mendapat tempat di BRI sejak 2020 hingga akhirnya mengundurkan diri.

Keterangan: Judul pada artikel ini telah diralat pada Jumat (23/7), pukul 21.00 WIB.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait