Divestasi dan Omzet Naik, Jasa Marga Cetak Laba Rp 507 M Semester I

Jasa Marga baru saja melakukan divestasi pada anak usahanya, yakni dengan melepas 14% saham di PT Marga Lingkar Jakarta pada akhir Juni lalu.
Image title
28 Juli 2021, 13:58
 Jasa Marga baru saja melakukan divestasi pada anak usahanya, yakni dengan melepas 14% saham di PT Marga Lingkar Jakarta pada akhir Juni lalu.
ANTARA FOTO/Fauzan/foc.
Seorang petugas keamanan melintas di ruas jalan Tol Cengkareng- Batu Ceper- Kunciran di Tangerang, Banten, Jumat (19/2/2021).

Perusahaan pengelola jalan tol milik negara, PT Jasa Marga (Persero) Tbk membukukan laba tahun berjalan senilai Rp 507,43 miliar sepanjang semester I-2021 ini. Raihan tersebut tercatat membaik dibandingkan rugi tahun berjalan pada periode sama 2020 yang mencapai Rp 114,67 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, kinerja positif tersebut salah satunya disebabkan total pendapatan Jasa Marga senilai Rp 6,88 triliun pada semester I-2021, tumbuh 1,59% dibandingkan semester I-2020 senilai Rp 6,77 triliun.

Pendapatan tersebut ditopang oleh pendapatan tol yang mencapai Rp 5,23 triliun dalam enam bulan pertama tahun ini. Raihan tersebut meroket hingga 33,86% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang senilai Rp 3,91 triliun.

Namun, pendapatan dari konstruksi tercatat senilai Rp 1,23 triliun atau turun hingga 49,05% dari Rp 2,43 triliun. Selain itu, pendapatan usaha lainnya juga tercatat senilai Rp 410,26 miliar atau turun 5,32% dari Rp 433,29 miliar.

Advertisement

Sejalan dengan kenaikan dari pendapatan tol, tercatat beban tol dan usaha lainnya meningkat 36,13% menjadi Rp 2,56 triliun dari Rp 1,88 triliun. Sementara, beban konstruksi mengalami penurunan 49% menjadi Rp 1,22 triliun dari Rp 2,4 triliun.

Secara umum total beban pokok pendapatan mengalami penurunan 11,7% menjadi Rp 3,78 triliun dari Rp 4,29 triliun. Alhasil, laba bruto Jasa Marga tercatat senilai Rp 3,09 triliun atau naik hingga 24,57% dari Rp 2,48 triliun.

Jasa Marga tercatat mampu membukukan laba usaha senilai Rp 3,46 triliun pada semester I-2021 atau meningkat hingga 65,73% dibandingkan Rp 2,09 triliun pada periode sama tahun lalu. Salah satu penyebabnya adalah keuntungan dari pelepasan investasi senilai Rp 788,74 miliar, dimana periode sama tahun lalu tidak ada.

Seperti diketahui, Jasa Marga baru saja melakukan divestasi pada anak usahanya, yakni dengan melepas 14% saham di PT Marga Lingkar Jakarta pada akhir Juni lalu. Anak usaha ini mengelola Jalan Tol JORR W2 Utara (Ulujami-Kebon Jeruk).

Laba sebelum pajak penghasilan Jasa Marga pada semester I-2021 tercatat senilai Rp 1,08 triliun atau mengalami kenaikan hingga 605% dari periode sama tahun lalu Rp 153,42 miliar. Padahal biaya keuangan pada semester I-2021 ini mengalami kenaikan hingga 41,51% menjadi Rp 2,3 triliun dari Rp 1,62 triliun.

Jasa Marga mencatat total aset mencapai Rp 103,04 triliun per Juni 2021 atau turun dari Desember 2020 senilai Rp 104,08 triliun. Aset lancar senilai Rp 9,07 triliun sementara aset tidak lancar senilai Rp 93,96 triliun.

Total liabilitas Jasa Marga senilai Rp 77,72 triliun pada semester I-2021 atau turun dari Rp 79,31 triliun pada Desember 2020. Total liabilitas jangka pendek senilai Rp 12,72 triliun sementara liabilitas jangka panjang senilai Rp 64,99 triliun.

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait