Pesan Sri Mulyani ke Mahasiswa Baru UI: Keuangan Negara dari 3 Sumber

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan penerimaan berasal dari sumber daya alam, budaya, dan nilai tambah ekonomi masyarakat.
Image title
Oleh Lavinda
1 Agustus 2021, 11:17
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci kemajuan sebuah negara.
Arief Kamaludin | Katadata
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Menteri Keuangan sekaligus Anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (MWA-UI) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci kemajuan sebuah negara. Sementara itu, keuangan negara merupakan aspek utama untuk mewujudkannya.

Hal itu disampaikan di hadapan sekitar 8.000 mahasiswa baru UI jenjang D3 (vokasi), D4, dan S1 dari program reguler, paralel, dan kelas internasional. Sri Mulyani hadir secara daring dalam Kegiatan Awal Mahasiswa Baru (Kamaba) UI Tahun 2021, dan menyampaikan paparan dengan tema besar "Merawat Potensi Bangsa Indonesia".

Menurut dia, Keuangan negara adalah cerminan dari keseluruhan potensi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Potensi tersebut dapat dioptimalkan untuk menghadirkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat.

"Penerimaan berasal dari sumber daya alam, budaya, dan nilai tambah ekonomi masyarakat," ujarnya saat menjadi narasumber Kamaba UI 2021, seperti dikutip Antara, Minggu (1/8).

Seluruh potensi kekayaan yang dimiliki Indonesia dikumpulkan menjadi keuangan negara melalui berbagai bentuk, seperti pajak, hasil tambang, dan royalti. Pada akhirnya, hal itu digunakan untuk membiayai kebijakan pembangunan negara di berbagai bidang, termasuk membangun SDM.

"Hal paling penting dari semua itu adalah kemajuan pada peradaban masyarakatnya berupa sikap, karakter, dan tingkah lakunya," kata Sri Mulyani, yang juga aktif mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI.

Selain pembangunan SDM, dia mengatakan kemajuan negara juga diukur melalui berbagai hal, salah satunya kemajuan cara berpikir. Hal itu tidak hanya dilihat dari proses pendidikan, tetapi juga cara menciptakan lingkungan sosial dan bernegara yang hangat. Masyarakat ikut berpikir kritis dan peduli terhadap negaranya.

Selain itu, kemajuan negara juga dapat dilihat dari segi kesehatan. Hal itu bisa dibuktikan dengan kondisi generasi muda yang tidak kekurangan gizi.

Di samping kedua hal tersebut, kemajuan negara tentu juga dilihat dari kondisi kemiskinan dan cara menanggulanginya.

Mengamati persoalan tersebut, dia mengatakan hal itu menjadi pekerjaan bersama yang harus diselesaikan. Salah satu strateginya ialah dengan mengalokasikan uang rakyat sebagai solusi untuk mendorong kemajuan negara.

Penggunaan uang negara yang dimaksud misalnya, untuk bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar. Mulai dari mulai air bersih, listrik, dan konektivitas pembangunan jalan yang menghubungkan pusat produksi barang ke tempat konsumen.

Konektivitas tersebut dibarengi dengan peningkatan kemampuan institusi negara, seperti tata kelola yang baik, efisiensi, produktivitas, dan anti korupsi.

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait