Metrodata Investasi di Startup melalui Modal Ventura Milik Telkom

Image title
Oleh Lavinda
3 Agustus 2021, 18:24
Emiten solusi digital PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) menggelontorkan dana US$ 500.000 atau setara Rp 7,17 miliar (Kurs = Rp 14.355) untuk berinvestasi di perusahaan-perusahaan rintisan (start up) dengan prioritas jangkauan di Indonesia.
123rf
Ilustrasi digital

Emiten solusi digital PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) menggelontorkan dana US$ 500.000 atau setara Rp 7,17 miliar (Kurs = Rp 14.355) untuk berinvestasi di perusahaan rintisan (start up) di Indonesia.

Pada investasi ini, Metrodata Electronics menandatangani kesepakatan dalam bentuk subscription agreement. Perusahaan menggandeng dua anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) yang bergerak di bidang investasi start up yakni, Arise Fund sebagai fund entity dan Metra Digital Innovation atau dikenal dengan MDI Ventures sebagai fund manager.

"Dana US$ 500.000 akan disetorkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan investasi yang akan dilakukan berdasarkan capital call (penarikan modal oleh investor) dari Arise Fund," ujar Presiden Direktur Metrodata Electronics Susanto Djaja dalam keterangan tertulis, Selasa (3/8).

Investasi itu sejalan dengan strategi perusahaan yang ingin terlibat dalam transformasi digital di Indonesia. Tak menutup kemungkinan perusahaan akan berinvestasi lebih lanjut dan memperoleh nilai tambah investasi pada perusahaan yang telah diinvestasikan oleh Arise Fund dan MDI.

Susanto Djaja mengatakan MTDL merupakan bagian dari ekosistem digital dan memiliki tujuan untuk mendukung penuh transformasi digital di Indonesia.

“(Kami) saat ini menyadari potensi pertumbuhan yang berasal dari perusahaan startup dengan kehadiran pasar lokal yang kuat, ini akan menjadi peluang bagus untuk menciptakan sinergi berkelanjutan dengan perusahaan startup ini,” ujar Susanto

Berdasarkan laporan keuangan, MTDL berhasil membukukan laba bersih berjumlah Rp 242,8 miliar di semester I/2021. Angka ini meningkat sebesar 55,6% dibanding perolehan laba bersih pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan laba bersih ini ditopang oleh perolehan pendapatan di semester I/2021 yang mennyentuh Rp 7,7 triliun dengan persentase peningkatan 23,5%.

Hingga saat ini, MTDL telah membantu memasarkan dan mendistribusikan Solusi Karya Anak Bangsa (startup), membangun kemitraan dengan vendor lokal, dimana sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia 4.0.

MTDL memiliki unit bisnis utama, yaitu bisnis distribusi (Providing World-Class ICT Hardware and Software) yang menangani bidang usaha distribusi pada dealer dan perusahaan solusi TIK, termasuk menjalankan bisnis e-commerce.

Kini, perseroan yang sahamnya sudah tercatat di Bursa Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak tahun 1990 ini sudah memiliki jaringan distribusi di lebih dari 150 kota di Indonesia dan memiliki lebih dari seratus brand produk dan jasa IT kelas dunia.

 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait