Kolaborasi Bank Mandiri, MCAS, dan SiCepat Hadirkan Pesan Makan Murah

Program kolaborasi Bank Mandiri, MCAS, dan SiCepat ini dilaksanakan pada periode 17 Agustus - 31 Desember 2021.
Image title
10 Agustus 2021, 15:56
Bank Mandiri, MCAS, SiCepat, BUMN
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww.
Cabang Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berkolaborasi dengan PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) dan SiCepat Ekspres dalam bentuk program pesan makanan seharga Rp 5.000 dengan kartu debit dan kredit Bank Mandiri.

Selain itu, melalui platform DigiResto milik MCAS, pembeli mendapatkan bebas ongkos kirim untuk 1.000 pembeli pertama per hari. Program ini dilaksanakan pada periode 17 Agustus - 31 Desember 2021.

Program ini ditujukan untuk mendukung masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri agar mendapatkan pilihan makanan yang memenuhi kebutuhan. Tentu dengan harga yang terjangkau.

Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto mengatakan, Bank Mandiri sadar di masa pandemi Covid-19, kolaborasi penting digunakan untuk menekan angka penyebaran virus dan meredam dampak pandemi ke masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk selalu terbuka dengan pemangku kepentingan lain untuk keselamatan dan kesejahteraan Indonesia," kata Aqua dalam siaran pers, Selasa (10/8).

Managing Director MCAS Jahja Suryandy mengatakan, platform DigiResto menyediakan menu khusus untuk pasien Covid-19. Melalui aplikasi, pengguna dapat dengan mudah memesan makanan lebih dari 70 varian menu dari 15 merchant yang tersebar di Jabodetabek dan Bandung.

"Dengan menyediakan akses untuk dapat memesan makanan dengan harga yang terjangkau, masyarakat dapat memperoleh gizi yang cukup dalam perjuangan bersama melawan Covid-19," kata Jahja.

CEO SiCepat Ekspres The Kim Hai mengatakan, pihaknya memberikan dukungan dalam program ini berupa gratis biaya pengiriman melalui merchant ke pengguna. Hal ini agar lebih memudahkan masyarakat dan pengguna yang sedang melakukan isolasi mandiri.

Kerja sama dengan para mitra diharapkan dapat membantu pasien Covid-19 terutama yang sedang menjalani isolasi mandiri dirumah. Sehingga asupan gizi pasien isolasi mandiri dapat terpenuhi dengan baik.

"Program ini juga kami harap dapat menekan jumlah penyebaran Covid-19, karena pasien isolasi mandiri tidak harus keluar rumah untuk membeli makanan," ujarnya.

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait