Kasus Covid-19 Harian Berkurang, IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini

Analis memperkirakan penguatan IHSG yang terjadi pada perdagangan kemarin didukung optimisme setelah turunnya kasus Covid-19 harian di dalam negeri.
Image title
26 Agustus 2021, 07:12
IHSG, Indeks Saham, Saham, Bursa Efek Indonesia
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.
Petugas kebersihan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (17/5/2021).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Kamis (26/8) hari ini, dipicu optimisme investor terhadap kondisi ekonomi nasional, setelah kasus Covid-19 harian dalam negeri menurun.Kemarin, indeks komposit ditutup naik 0,39% ke level 6.113.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menyatakan, penguatan yang terjadi pada perdagangan kemarin didukung optimisme setelah turunnya kasus Covid-19 harian di dalam negeri. Itu berdampak pada penurunan level PPKM Jabodetabek menjadi level 3 diharapkan perekonomian dapat lebih baik pada triwulan III 2021.

Ia mengatakan, meski berdasarkan analisisnya secara teknikal IHSG hari ini berpotensi kembali menguat, tapi pergerakan masih akan minim sentimen dari data perekonomian yang dirilis.

"Pergerakan akan didukung optimisme setelah penurunan level PPKM di wilayah Jabodetabek. Investor juga masih akan mengantisipasi keputusan The Fed terkait Tapering," ujar Dennies dalam riset tertulisnya.

Berdasarkan hasil analisisnya secara teknikal, area resistance pertama dan kedua pergerakan indeks hari ini ada di level 6.150 dan 6.131. Sedangkan area support pertama dan kedua, ada di level 6.093 dan 6.074.

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, hari ini IHSG berpotensi bergerak terbatas. Berdasarkan analisisnya, area pergerakan indeks berada di antara level 5.872 dan 5.123.

Ia mengatakan, pola pergerakan IHSG menunjukkan sedang berusaha menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik. Sedangkan fluktuasi harga komoditas serta nilai tukar rupiah juga turut memberikan sentimen terhadap pola gerak IHSG.

"Namun jika IHSG tidak dapat dipertahankan di atas resistance level terdekat, maka IHSG masih akan berada dalam fase konsolidasi dengan potensi tekanan yang masih cukup besar," kata William.

Ada beberapa saham yang menurutnya bisa mendapatkan perhatian lebih dari pelaku pasar saham, seperti PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Astra International Tbk (ASII), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait