Naikkan Kepemilikan Saham Bali United, Pieter Tanuri Rogoh Rp 161 M

Pieter Tanuri juga memborong saham perusahaan bisnis voucher belanja digital PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) pada Agustus lalu.
Image title
Oleh Lavinda
28 September 2021, 15:16
Pieter Tanuri, Bali Bintang, Saham
ANTARA FOTO/Citro Atmoko
Direksi PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) yang merupakan perusahaan mengelola klub sepak bola Bali United melakukan pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (17/6/2019).

Pengusaha kawakan Pieter Tanuri menggelontorkan dana Rp 161,25 miliar untuk meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA). Perusahaan ini dikenal mengelola klub sepak bola nasional, Bali United. 

Berdasarkan pengumuman perusahaan di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Taipan ini merogoh kocek Rp 61,5 miliar untuk membeli 150 juta saham BOLA dengan harga Rp 410 per saham. Kini, kepemilikan sahamnya naik dari semula 36,82% menjadi 39,31% saham. "Tujuan transaksi untuk investasi," demikian tertulis dalam pengumuman, Selasa (28/9).

Sebelumnya, Pieter juga mengalirkan dana Rp 99,75 miliar membeli 285 juta saham pada harga Rp 350 per saham pada 27 Juli 2021. Melalui transaksi tersebut,  kepemilikan saham Pieter di BOLA meningkat dari semula 32,07% menjadi 36.81%. Di saat bersamaan, kepemilikan saham PT Asuransi Jiwa Kresna (AJK) di perusahaan menyusut.

Berdasarkan laporan keuangan, pendapatan utama Bali Bintang Sejahtera menurun 22,7% menjadi Rp 35,43 miliar pada semester I 2021, dari semula Rp 45,84 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Dalam penjelasan kepada bursa, manajemen perusahaan menyampaikan kondisi pandemi Covid-19 menyebabkan tidak adanya pertandingan sepak bola di tingkat nasional dan Asia. Hal ini sangat mempengaruhi pendapatan yang berasal dari sponsorship, penjualan tiket pertandingan, merchandise dan restoran.

Maka itu, perusahaan mulai mencari potensi bisnis lain, yakni bisnis konten dan komunitas digital sehingga ketergantungan perusahaan pada bisnis yang ada sekarang dapat berkurang.

Perusahaan memperkuat struktur permodalan entitas anak di bidang konten dan komunitas digital. Pada 2020, anak usaha BOLA ini memiliki komunitas digital di 7 pilar antara lain, olahraga, musik dan hiburan, kuliner, minelian, gadis, dan muslim. Konten menggunakan platform media sosial yakni, Instagram, Facebook, Twitter, TikTok, dan Youtube.

Strategi Investasi Pieter Tanuri

Tak hanya meningkatkan kepemilikan saham klub sepak bola yang dikendalikannya, Pieter juga memborong saham perusahaan bisnis voucher belanja digital PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) dalam waktu berdekatan. Pada 10 Agustus 2021, ia membeli 35 juta saham atau setara 1,75% saham perusahaan.

Tahun lalu, Pieter Tanuri melalui perusahaan afiliasinya PT Philadel Terra Lestari mengundurkan diri sebagai pemegang saham pengendali dan pemegang saham pengendali terakhir (ultimate shareholder) PT Bank Ina Perdana Tbk.

Saat itu, Anthony Salim dan perusahaan afiliasinya PT Indolife Pensiontama akhirnya menjadi satu-satunya pemegang saham pengendali bank berkode saham BINA ini. 

Geliat Pieter Tanuri transaksi saham di pasar modal nasional sudah tak asing lagi. Ia dikenal sebagai konglomerat pemilik PT Multistrada Arah Sarana, produsen ban kendaraan di Indonesia.

Pieter juga dikenal menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Buana Capital sejak 2010 dan Komisaris PT Philadel Terra Lestari sejak 1997. Ia memulai kariernya pada 1990 sebagai Direktur di PT Trimegah Securities Tbk dan sebagai Presiden Komisaris pada periode 2004-2007.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait