Kredit Tembus Rp 1.000 Triliun, Laba Bersih BRI Naik 36% Kuartal III

BRI mencatat total kredit konsolidasi sampai kuartal III 2021 sebesar Rp 1.026 triliun atau tumbuh 9,74% dari total kredit periode yang sama tahun lalu Rp 935,35 triliun.
Image title
27 Oktober 2021, 10:25
BRI, BBRI, BUMN, Perbankan
Agung Samosir|KATADATA
Gedung Bank Rakyat Indonesia

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk membukukan laba bersih Rp 19,25 triliun pada periode sembilan bulan yang berakhir September 2021. Laba konsolidasi tersebut tumbuh 36,41% dibanding periode sama tahun lalu Rp 14,11 triliun.

Kenaikan signifikan pada laba bersih tersebut berasal dari kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 27,91% menjadi Rp 71,69 triliun hingga triwulan III-2021 dari capaian triwulan III-2020 sebesar Rp 71,69 triliun.

Pertumbuhan pendapatan bunga bersih disebabkan oleh kenaikan pendapatan bunga dan turunnya beban bunga. Pendapatan bunga mencapai Rp 91 triliun atau tumbuh 6% dari Rp 85,85 triliun. Sementara beban bunga Rp 19,31 triliun turun 35,2% dari Rp 29,8 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan, BRI harus menanggung beban operasional lainnya yang menggerus profitabilitas Rp 47,06 triliun atau meningkat 28,42% dari beban Rp 36,65 triliun. Alhasil, laba operasional BRI menjadi Rp 25,36 triliun, tumbuh 24,12% dari Rp 20,43 triliun.

BRI mencatat total kredit konsolidasi sampai kuartal III 2021 sebesar Rp 1.026 triliun atau tumbuh 9,74% dari total kredit periode yang sama tahun lalu Rp 935,35 triliun. Total kredit terdiri dari, kredit usaha menengah kecil mikro (UMKM) tercatat Rp 848,6 triliun, sedangkan kredit korporasi Rp 177,83 triliun.

Kualitas kredit yang terlihat dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) berada di level 3,29% atau naik dari 3,02%. Adapun, total aset BRI per akhir September 2021 mencapai Rp 1.619 triliun atau tumbuh dari September 2020 Rp 1.447 triliun.

Untuk dana pihak ketiga (DPK) BRI meraup Rp 1.135 triliun hingga triwulan III-2021 atau tumbuh 3,31% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1.098 triliun. Hal ini membuat total liabilitas BRI menjadi Rp 1.339 triliun atau naik dari periode sama tahun lalu Rp 1.220 triliun.

Sejumlah rasio BRI per September 2021, return on asset di level 2,52% atau naik dari 2,07%. Return on equity ada di level 15,28% atau naik dari 11,43%. Net interest margin ada di level 6,86% atau naik dari 5,76%. Rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) di level 83,05% atau naik dari 82,58%.

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait