Emtek Akhirnya Akuisisi 93% Saham Bank Fama Senilai Rp 909 Miliar

Image title
Oleh Lavinda
24 Desember 2021, 13:39
Emtek
Katadata
Peta bisnis PT Elang Mahkota Teknologi

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk, melalui anak usahanya PT Elang Media Visitama (EMV), telah resmi mengakuisisi 93% saham PT Bank Fama International. EMV menggelontorkan dana Rp 908,95 miliar yang berasal dari dana internal perusahaan.

Hal itu disahkan dalam penandatanganan akta jual beli saham pada 22 Desember 2021. Dalam akta tercantum, EMV membeli 9,08 miliar saham Bank Fama, mewakili 93% dari seluruh modal yang ditempatkan dan disetor dalam Bank Fama.

"Ini setelah semua persyaratan yang disepakati dan diwajibkan berdasarkan peraturan perundang-undangan terpenuhi," ujar Sekretaris Perusahaan Elang Mahkota Teknologi Titi Maria Rusli dalam keterangan tertulis, Jumat (24/12).

Dalam prospektus sebelumnya disebutkan, pengambilalihan akan dibiayai melalui pendanaan internal EMV melalui tambahan setoran modal yang dilakukan oleh Emtek, pemegang saham mayoritas EMV.

EMV mengungkapkan aksi akuisisi dilakukan karena sejalan dengan rencana bisnis jangka panjang perusahaan, yakni untuk mengembangkan usahanya di Indonesia. Salah satunya meningkatkan literasi keuangan dan akses perbankan di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Pengambilalihan yang diusulkan mewakili investasi strategis oleh EMV dan diharapkan meningkatkan pendapatan di masa depan dan nilai dari EMV," kata Manajemen EMV dalam prospektus yang terbit Jumat (5/11).

Berdasarkan ringkasan rencana pengambilalihan, Emtek membeli saham Bank fama dari empat pihak, yaitu dari Junus Jen Suherman sebanyak 4,42 miliar saham, dari Edi Susanto 1,7 miliar saham, Dewi Janti 1,7 miliar saham, dan dari PT Surya Putra Mandiri Sejahtera sebanyak 1,25 miliar saham.

Berikutnya, 684,1 juta saham Bank Fama akan dimiliki oleh PT Nusantara Berkat Agung dengan total nilai nominal yaitu Rp 68,41 miliar. Angka tersebut mewakili 7% dari total saham yang diperoleh dari pembelian saham milik Junus Jen Suherman.

Sementara itu, alasan pemilik Bank Fama mau melepas sahamnya ke EMV karena dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa keuangan Nomor 12 sehubungan dengan kewajiban modal inti minimum. OJK ingin akhir tahun ini seluruh bank punya modal inti minimum Rp 2 triliun.

Akuisisi Bank Fama memungkinkan bank tersebut untuk memanfaatkan kekuatan finansial, jaringan global, serta produk dan keahlian sektoral dari EMV untuk meningkatkan ambisinya dalam bertumbuh.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait