Anak Usaha Waskita Karya Beri Pinjaman Totalnya Rp 3,17 Triliun

Pinjaman Rp 1,42 triliun diberikan kepada PT Waskita Transjawa Toll Road, Rp 1,13 triliun kepada PT Kresna Kusuma Dyandra Marga dan Rp 622 miliar kepada PT Cimanggis Cibitung Tollways.
Image title
16 Februari 2022, 10:49
Waskita
ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA
Mobil melintas di proyek pembangunan Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 1A yang belum beroperasi di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/7/2019).

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) melalui anak usahanya PT Waskita Karya Toll Road (WTR) melakukan transaksi afiliasi berupa fasilitas pinjaman senilai total Rp 3,17 triliun. Jumlah itu terdiri dari Rp 1,42 triliun kepada PT Waskita Transjawa Toll Road (WTTR). Kemudian, sebesar Rp 1,13 triliun kepada PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) dan Rp 622 miliar kepada PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT).

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Waskita Karya Toll Road memberikan pinjaman secara tunai kepada Waskita Transjawa Toll Road  sebesar Rp 1,21 triliun untuk pembangunan jalan Tol Pasuruan - Probolinggo Seksi IV dan sebesar Rp 204,4 miliar untuk pembayaran retensi konstruksi seksi III dan IV pembangunan ruas jalan Tol Pejagan - Pemalang.

Kemudian, berdasarkan perjanjian fasilitas pinjaman pemegang saham antara WTR dan WTTR, selanjutnya WTTR memberikan fasilitas pinjaman kepada PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol (PASPRO) sebesar Rp 1,21 triliun untuk pembangunan Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo Seksi IV.

"Serta, fasilitas pinjaman pemegang saham kepada PT Pejagan Pemalang Toll Road (PPTR) sebesar Rp 204.4 miliar untuk pembayaran retensi konstruksi seksi III dan IV pembangunan Ruas Jalan Tol Pejagan-Pemalang," demikian tertulis dalam prospektus, dikutip Rabu (16/2).

Advertisement

Untuk diketahui, WTR merupakan anak perusahaan WSKT dengan kepemilikan sebesar 87,6% dan WTTR merupakan anak perusahaan WTR dengan kepemilikan sebesar 39,5%. Sementara, PASPRO dan PPTR merupakan anak perusahaan WTTR dengan kepemilikan masing-masing sebesar 99,99%.

Selanjutnya, WTR juga memberikan fasilitas pinjaman kepada PT Kresna Kusuma Dyandra Marga sebesar Rp 1,13 triliun dengan bunga sebesar 8,5% per tahun dengan jangka waktu jatuh tempo pada tanggal 30 Desember 2022. KKDM merupakan anak perusahaan WTR dengan kepemilikan saham WTR sebesar 71,80%.

Adapun, fasilitas pinjaman tersebut khusus digunakan untuk keperluan pembayaran Konstruksi Seksi 1A Koneksi, Seksi 2A dan Seksi 2A Ujung.

Lalu, seksi Ramp On/Off Jatiwaringin, Seksi Jembatan Arteri Jatiwaringin, konsultan desain, konsultan supervisi, pekerjaan utilitas, vendor peralatan tol, dan non konstruksi lainnya yang seluruhnya belum tercatat sebagai utang di laporan keuangan KKDM.

Selain itu, WTR juga telah melakukan transaksi afiliasi berupa pemberian pinjaman kepada PT Cimanggis Cibitung Tollways sebesar Rp 622 miliar dengan bunga 8,5% per tahun dengan jangka waktu jatuh tempo pada tanggal 30 Desember 2022. CCT merupakan anak perusahaan WTR dengan kepemilikan saham WTR sebesar 90,00%.

Dalam prospektus yang diterbitkan perseroan, fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk pembangunan ruas Jalan Tol Cimanggis – Cibitung segmen on/off ramp Jatikarya – Simpang susun Cikeas.

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait