Kinerja Pizza Hut Indonesia Berbalik Untung Rp 60,76 Miliar pada 2021

Beban pokok penjualan dan beban penjualan Pizza Hut Indonesia menyusut masing-masing 2,5% dan 8,3%.
Image title
7 April 2022, 17:57
Pizza Hut
sarimelatikencana.co.id
Pizza Hut Indonesia

Perusahaan pengelola gerai Pizza Hut, PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) akhirnya mencatatkan laba bersih Rp 60,76 miliar sepanjang 2021. Kondisi ini berbanding terbalik dari kinerja keuangan periode yang sama tahun sebelumnya ketika perusahaan mengalami kerugian Rp 93,51 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 3,41 triliun atau menyusut 1,14% dari omzer periode sebelumnya sebesar Rp 3,45 triliun. Penurunan pendapatan ini, seiring dengan turunnya penjualan pada segmen produk.

Penjualan makanan turun 1,12% menjadi Rp 3,25 triliun dari sebelumnya Rp 3,28 triliun. Sementara itu, penjualan minuman turun 3,84% dari sebelumnya sebesar Rp 181,43 miliar menjadi Rp 174,46 miliar.

Jika berdasarkan wilayah, penjualan di wilayah Jakarta berkontribusi terbesar terhadap pendapatan perseroan dengan menyumbang sebesar Rp 1,36 triliun. Selanjutnya, Jawa-Bali sebesar Rp 957,39 miliar, Sumatra Rp 525,39 miliar, Sulawesi Rp 267,05 miliar, Kalimantan Rp 234,76 miliar, dan wilayah timur Rp 75,25 miliar.

Advertisement

Di samping itu, beban pokok penjualan turun 2,5% dari sebelumnya Rp 1,19 triliun menjadi Rp 1,16 triliun di 2021. Kemudian, beban penjualan juga menyusut 8,3% dari Rp 2,16 triliun menjadi Rp 1,98 triliun, beban umum dan administrasi juga turun menjadi Rp 204,69 miliar dari sebelumnya Rp 209,43 miliar.

Adapun, aset PZZA hingga akhir 2021 mencapai Rp 2,21 triliun, atau turun 0,70% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 2,23 triliun. Sementara, total liabilitas PZZA menurun 2,83% secara tahunan menjadi Rp 1,05 triliun dari sebelumnya Rp 1,08 triliun, dan total ekuitasnya terkerek 1,30% menjadi Rp 1,16 trilliun dari sebelumnya Rp 1,15 triliun.

PT Sarimelati Kencana Tbk didirikan pada tahun 1987 dan memegang perjanjian waralaba Pizza Hut Indonesia dari Pizza Hut Asia Pacific Holdings LLC. Saat ini, perseroan telah mendirikan 521 gerai Pizza Hut di seluruh Indonesia.

Perseroan  juga mengoperasikan pabrik pasta di Jakarta, pabrik sosis di Jawa Barat dan pabrik bola adonan di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, dan Riau.

Pabrik baru di Cikarang yang telah beroperasi sejak kuartal II 2020 dibangun untuk memenuhi kebutuhan protein seluruh gerai. Lini produksi fasilitas ini dikembangkan untuk memproduksi pasta, saus daging / keju, bola adonan dan pengolahan sayuran.

Saat ini, perseroan juga bermitra dengan kelompok petani yang berlokasi di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan yang sercara keseluruhan mengelola 41 rumah hijau, yang terdiri dari area seluas 10.400 meter persegi dengan daya tampung 52.000 tanaman untuk memenuhi kebutuhan sayuran di gerai-gerai restoran.

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait