Daftar Artis yang Jadi Komisaris Perusahaan

Komisaris adalah orang yang ditunjuk oleh anggota, pemegang saham, dan sebagainya, untuk melakukan tugas, terutama menjadi anggota pengurus perusahaan.
Image title
Oleh Lavinda
28 Juni 2022, 18:14
Komisaris
Twitter/Tony Fernandes
Raline Shah bersama CEO Grup AirAsia Tony Fernandes, Senin (8/8). Raline ditunjuk sebagai Komisaris Independen AirAsia Indonesia.

Pemegang saham sejumlah perusahaan memiliki pertimbangan tertentu dalam memilih komisaris untuk mengawasi kinerja manajemen. Tak jarang, pemegang saham memilih tokoh masyarakat atau public figure untuk menempati posisi penting di perusahaannya dengan berbagai alasan. 

Jika ditelusuri, terdapat lima public figure yang ditunjuk menjadi komisaris perusahaan. Kelimanya berprofesi sebagai artis, baik pemain film, penyanyi, maupun musisi Tanah Air.

Berikut daftar artis yang menjadi komisaris perusahaan: 

Cinta Laura

Advertisement

Pemain film sekaligus penyanyi, Cinta Laura ditunjuk oleh pemegang saham PT Protech Mitra Perkasa Tbk untuk menjadi komisaris perusahaan.

Perusahaan yang kini berganti nama menjadi PT Maharaksa Biru Energi Tbk ini bergerak di bidang energi baru terbarukan. Perusahaan akan menggeluti bisnis pengolahan dan pengelolaan sampah, biomassa, sekaligus menjalankan peran sebagai kontraktor untuk proyek energi ramah lingkungan.

Beberapa sektor bisnis yang akan dijalani antara lain, bio-kimia, energi, pengolahan limbah dan sampah, hingga teknologi.

Dalam hal ini, Cinta Laura dipilih menjadi salah satu petinggi perusahaan karena dianggap memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan.

Melalui gerakan #ActofLove #AoLKiehlers, Cinta Laura menyebarkan kesadaran untuk menerapkan gaya hidup yang ramah terhadap bumi. Bersama gerakan ini, Cinta Laura juga mengenalkan konsep-konsep ekonomi hijau, di antaranya Circular Economy, yakni mendaur ulang produk untuk meminimalisir sampah.

Selain itu, Cinta juga mengenalkan konsep Conscious Living atau gaya hidup mengkonsumsi produk dengan penuh kesadaran. Lewat gerakan tersebut, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dalam gerakan ramah lingkungan ini.

Sebelumnya, Cinta Laura merupakan lulusan strata I Universitas Columbia, New York, Amerika Serikat.

Wulan Guritno

Pemegang saham PT Lima Dua Lima Tiga Tbk, pengelola restoran Lucy in the Sky menunjuk model sekaligus pemain film, Wulan Guritno sebagai Komisaris Independen perusahaan.

Perempuan yang memiliki nama lengkap Sri Wulandari Lorraine Joko Guritno ini menyelesaikan pendidikan di Italia Conty Academy of Theatre Arts, Barbican, London.

Dia juga merupakan Pendiri sekaligus Direktur Pemasaran Andalan Boga Jaya. Pada 2015, Wulan juga sempat mendirikan PT Alkimia Kreatif Sejahtera (Alkimia Production).

Tak hanya itu, Wulan juga menjadi Pendiri Yayasan “Bracelet of Hope” untuk penderita kanker pada 2014, dan Pendiri PT Agra Abyudaya Nusantara (Poetre) pada 2009.

Sebagai informasi, emiten berkode saham LUCY ini melantai di bursa saham pada Mei 2021 lalu. Lucy in the Sky merupakan bagian dari Syah Establishment, yang dikenal sebagai pengelola hotel, komplek perumahan, dan tempat lifestyle lainnya.

Beberapa tempat yang dikelola oleh Syah Establishment antara lain Sofia at The Gunawarman, Csaba at The Gunawarman, The Gunawarman Hotel, Bloom at Hotel Monopoli, The Moon at Hotel Monopoli, The Room at Hotel Monopoli, dan Hotel Monopoli.

Raline Shah

PT AirAsia Indonesia Tbk menunjuk model sekaligus pemain film, Raline Shah sebagai Komisaris Independen perusahaan. Sebelumnya, Raline bahkan sempat disebut sebagai Direktur AirAsia.

CEO Grup AirAsia, Tony Fernandes mengatakan, Raline seorang yang cerdas, berbakat, muda dan independen. 

Raline merupakan pemegang gelar Bachelor of Arts di bidang Political Science and New Media and Communications dari National University of Singapore (NUS).

Raline pertama kali menuai popularitas pada 2008, setelah keluar sebagai pemenang untuk kategori Puteri Indonesia Favorit dalam ajang pemilihan Puteri Indonesia, yang juga dikenal sebagai Miss Universe-nya Indonesia.

Sejak itu ia menjalani karir yang gemilang di bidang perfilman, dengan membintangi film pertamanya yang meraih sukses besar di tahun 2012, ‘5 cm’. Ia pun dinominasikan sebagai Aktris Pendukung Terbaik pada 2015 dalam Festival Film Indonesia atas perannya dalam film ‘Surga Yang Tak Dirindukan’.

Abdee Slank

Abdi Negara Nurdin atau lebih dikenal dengan Abdee Slank, ditunjuk oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai Komisaris Independen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Dalam sebuah pidato, Menteri Badan usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pernah mengungkapkan alasan pemerintah, sebagai pemegang saham Telkom, mengangkat Gitaris Band Slank ini sebagai petinggi perusahaan pelat merah.

Menurut dia, alasannya adalah keberpihakan terhadap konten lokal, "Kenapa juga ada perwakilan dari musisi? Apa salahnya sekarang Telkom dan Telkomsel berpihak pada konten lokal?" kata Erick.

Sebagai informasi, Abdee Slank merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako, Palu. Ini bukan kali pertama Abdee mengecap pengalaman menjadi Komisaris di sebuah perusahaan. Sebelumnya, Abdee juga menjabat Komisaris di tiga perusahaan yakni, PT Nagara Sains Ekosistem, PT Sugih Reksa Indotama, dan PT. NSA.

Dalam perjalanan karirnya, Abdee juga menjadi Co-Founder Producer Give.ID, Co-Founder PT. Hijau Multi Kreatif, dan Founder Maleo Music. Abdee juga sempat menjadi Penasihat Senior Badan Ekonomi Kreatif.
 

Ricky Harun

Model sekaligus pemain film, Ricky Harun resmi menjabat sebagai Komisaris Independen PT HK Metals Utama Tbk pada pertengahan 2021 lalu.

Pria yang memiliki nama lengkap Ricky Chilnady Pratama ini diamanatkan untuk mengawasi perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan perdagangan bahan bangunan. Secara rinci, produk bahan bangunan yang dimaksud berupa, aluminium extrusions, light steel, sanitary, PVC pipe, dan stainless steel.

Didirikan pada 1995, emiten berkode saham HKMU ini semula memulai bisnis perdagangan berbasis aluminium ekstrusi, hingga akhirnya berhasil mengembangkan bisnis menjadi produsen bahan bangunan. HK Metals memiliki lima anak perusahaan yang bergerak di bidang industri bahan bangunan dan peralatan teknik berbasis ekstrusi aluminium, baik di segmen manufaktur maupun perdagangan. 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait