IHSG Ditutup Anjlok 0,7% ke Level 7.026, Sektor Infrastruktur Lesu

Patricia Yashinta Desy Abigail
7 Oktober 2022, 16:39
IHSG
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp.
Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (4/1/2021).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah dengan penurunan 0,70% di level Rp 7.026 pada Jumat (7/10), hari ini.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, nilai transaksi saham hari ini tercatat mencapai Rp 12,25 triliun dengan volume 26,89 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1.199.349 juta kali.

Tercatat sebanyak 178 saham bergerak menguat, 360 saham lainnya melemah dan 152 saham tak bergerak. Sedangkan nilai kapitalisasi pasar IHSG menjadi Rp 9.264.675 triliun.

Dalam penutupan perdagangan, bursa Asia mayoritas berada di zona merah. Nikkei 225 turun 0,71%, Hang Seng turun 1,51%, dan Straits Times turun 0,29%. Namun, Shanghai Composite bergerak stagnan atau berada dalam presentase nol.

Pada penutupan hari ini, mayoritas sektor berada di zona merah dipimpin oleh sektor infrastruktur yang turun 1,29%. Sektor infrastruktur yang mengalami turunan yaitu, PT Smartfren Telkom Tbk yang turun 3,70% atau 3 poin menjadi Rp 78 per saham.

Lalu, PT Indosat Tbk yang turun 3,53% atau 250 poin menjadi Rp 6.825 per saham. Selanjutnya PT Telkom Indonesia Tbk yang turun 80 poin atau 1,81% menjadi Rp 4.350.

Sektor yang berada di zona merah yaitu sektor primer turun 0,24%, non primer turun 0,47%, dan sektor properti turun 0,68%. Lalu, sektor kesehatan turun 0,44%, sektor industri turun 0,48%, dan sektor keuangan turun 0,73%.

Selanjutnya, sektor transportasi turun 1,13% dan sektor teknologi turun 0,72%. Sektor yang berada di zona hijau yaitu sektor energi naik 1,48% dan sektor industri dasar naik 0,06%.

Saham-saham yang Masuk Jajaran Top Gainers :
1. PT Sentra Food Indonesia Tbk
2. PT Metro Realty Tbk
3. PT Alumindo Light Metal Industry Tbk
4. PT Fortune Male Indonesia Tbk
5. PT Bumi Resources Tbk

Saham-saham yang Masuk Jajaran Top Losers :
1. PT Pioneerindo Gourmet International Tbk
2. PT Nusantara Infrastructure Tbk
3. PT Pan Brothers Tbk
4. PT Alfa Energi Investama Tbk
5. PT Multistrada Arah Sarana Tbk

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait