Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 943.000/Gram, Ini Penyebabnya

para pelaku pasar masih menunggu dan melihat apa yang akan diumumkan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve.
 Zahwa Madjid
25 Oktober 2022, 10:48
Emas
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.
Pedagang menunjukan emas antam di Jakarta, Rabu (17/2/2021).

Harga emas Antam hari ini menurun Rp 3.000 dari Rp 946.000 per gram menjadi Rp 943.000 per gram pada perdagangan hari ini, Selasa, (25/10). Mengutip situs logam mulia, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga merosot Rp 3.000 menjadi Rp 828.000 per gram.

Melansir Kit.co, harga emas sedikit lebih rendah di awal perdagangan Amerika Serikat (AS) pada Senin (24/10) kemarin. Untuk harga emas Desember menurun US$ 3,00 pada level US$ 1,653,40.

Sementara itu, harga emas di pasar spot menyusut 0,45% menjadi US$ 1,647,15 per ons, dan emas berjangka AS turun 0,17% menjadi US$ 1,653,50. 

Dikutip dari CNBC, Analis Senior OANDA Edward Moya mengatakan, para pelaku pasar masih menunggu dan melihat apa yang akan diumumkan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve terkait kebijakan keuangan di negaranya. 

Advertisement

“Pasar masih dalam mode menunggu dan melihat, apa yang akan disinyalir Fed sejauh kelemahan yang mereka lihat dalam perekonomian. Untuk jangka pendek seharusnya agak mendukung untuk emas,” dalam riset yang dikutip CNBC, Selasa (25/10).

Pasar memperkirakan kenaikan suku bunga 75 basis poin oleh The Fed pada November 2022. Sebuah survei menunjukkan aktivitas bisnis AS mengalami kontraksi selama empat bulan berturut-turut pada Oktober. Survei tersebut adalah terbaru dari melemahnya ekonomi dalam menghadapi inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga.

Berikut harga emas Antam pada perdagangan Selasa (25/10):

 1 gram : Rp 951.487 

3 gram :  Rp 2.738.426

5 gram : Rp 4.530.410 

10 gram : Rp 9.005.325

25 gram : Rp 22.386.683

50 gram : Rp 44.693.655

100 gram : Rp 89.308.608

Reporter: Zahwa Madjid
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait