7 Manfaat Ikan Tuna untuk Kesehatan, Bisa Mengurangi Risiko Demensia
Ikan tuna merupakan salah satu jenis ikan laut yang memiliki daging berwarna merah muda atau merah tua. Ikan tuna sendiri termasuk sering dikonsumsi karena mudah diolah, berdaging tebal, dan memiliki rasa yang gurih.
Di balik dagingnya yang terasa lezat, ikan ini ternyata memiliki kandungan nutrisi yang begitu baik untuk kesehatan.
Lantas, seperti apa manfaat ikan tuna untuk kesehatan? Simak informasinya di bawah ini.
Kandungan Nutrisi Ikan Tuna
Meskipun ikan tuna termasuk jenis ikan dengan kandungan merkuri yang tinggi, namun ikan ini juga memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan
Berikut ini kandungan nutrisi dalam 165 gram ikan tuna:
- Kalori: 191.
- Lemak: 1,4 gram.
- Sodium: 83 miligram.
- Protein: 42 gram.
- Zat besi: 2,52 miligram.
- Magnesium: 44,6 miligram.
- Potasium: 391 miligram.
- Selenium: 133 mikrogram.
- Vitamin B12: 4,93 miligram.
- Vitamin B6: 0,577 miligram.
Selain kandumgan nutrisi di atas, ikan ini juga dikenal dengan kandungan lemak, protein, dan asam lemak omega-3 yang sangat baik untuk kesehatan.
Manfaat Ikan Tuna untuk Kesehatan
Berikut ini tujuh manfaat kesehatan yang bisa diperoleh bila mengonsumsi ikan tuna.
1. Mencegah Anemia
Manfaat ikan tuna yang pertama yaitu dapat mencegah anemia. Hal ini dikarenakan ikan tuna mengandung folat, zat besi, dan vitamin B12 yang sangat tinggi sehingga bisa mencegah penyakit anemia.
Anemia sendiri bisa terjadi karena sel darah merah tidak berfungsi dengan baik, sehingga menyebabkan sel darah merah tidak dapat mengangkut oksigen secara optimal.
Akibatnya, tubuh tidak memperoleh asupan oksigen yang cukup. Sehingga penderita anemia mengalami sejumlah gejala seperti pucat, pusing, mudah lelah, dan mengantuk.
Untuk mencegah kondisi ini, mengonsumsi tuna dapat menjadi salah satu solusi. Pasalnya, ikan tuna kaya akan vitamin B12 yang berperan membentuk sel darah merah baru dan mencegah perkembangan anemia.
Tuna juga kaya akan vitamin B6, terlebih dari jenis yellowfin dan albacore, yang menyumbang berbagai fungsi penting untuk tubuh.
Salah satunya membantu meningkatkan produksi hemoglobin, yaitu protein pengikat dan pembawa oksigen dalam sel darah ke seluruh jaringan tubuh.
Tanpa suplai oksigen yang cukup, fungsi jaringan akan menurun sehingga tubuh terasa lemas dan mudah lelah. Ini adalah gejala utama dari anemia.
2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Manfaat ikan tuna selanjutnya yaitu menurunkan risiko penyakit jantung. Khasiat ini diperoleh dari kandungan omega-3 di dalam tuna yang sangat tinggi.
Dilansir dari laman Harvard Medical School, ikan tuna kaleng sebanyak 85 gram mengandung 500 miligram asam lemak omega-3.
Adapun kandungan ini diduga dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner.
Hal ini karena omega-3 dapat mengurangi dan mencegah penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah di seluruh tubuh, termasuk jantung. Dengan begitu, kesehatan pembuluh darah dan jantung pun tetap terjaga.
Jika Anda ingin memperoleh manfaat tuna bagi jantung, sebaiknya konsumsi ikan ini sebanyak 1 – 2 porsi dalam seminggu.
3. Mengurangi Risiko Demensia
Selain menyehatkan jantung, ikan tuna juga dapat mengurangi risiko demensia dikarenakan kandungan asam lemak omega-3 didalamnya. Demensia sendiri merupakan kondisi yang memicu penurunan daya ingat dan cara berpikir.
Menurut penelitian, kandungan asam lemak omega-3 berperan penting dalam menjaga fungsi otak serta meningkatkan daya ingat dan konsentrasi.
4. Membantu Menurunkan Berat Badan
Ikan tuna ternyata cocok dikonsumsi bagi yang sedang menjalani program diet. Selain rendah kalori, ikan tuna kaya akan protein yang bisa memberikan efek kenyang lebih lama.
Sebuah penelitian yang dikutip WebMD mengungkapkan bahwa remaja yang punya kebiasaan mengonsumsi ikan tanpa lemak seperti tuna dapat mengalami penurunan berat badan rata-rata 0,9 kg.
Manfaat tersebut diperoleh setelah mengonsumsi ikan tuna secara teratur selama beberapa pekan.
Ikan tuna juga mengandung asam amino esensial yang diperlukan tubuh untuk menumbuhkan dan memelihara jaringan otot tanpa lemak.
Selain itu, kandungan asam lemak omega-3 pada ikan tuna juga membantu meningkatkan laju metabolisme yang dapat berkontribusi dalam penurunan berat badan.
5. Menjaga Kesehatan Tulang
Manfaat ikan tuna selanjutnya yaitu menjaga kesehatan tulang. Manfaat ini sendiri bisa diperoleh berkat kandungan kalsium dan vitamin D di dalamnya.
Kedua nutrisi tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kekuatan tulang sehingga risiko terkena berbagai penyakit tulang, seperti osteoporosis, pun lebih kecil.
Tidak hanya itu, dalam 85 gram tuna terdapat kurang lebih 185 – 265 mg fosfor, tergantung dari jenis ikan tuna yang dikonsumsi. Fosfor sendiri salah satu mineral penting yang memiliki fungsi utama untuk pertumbuhan serta perbaikan sel dan jaringan tubuh.
Sebanyak 85% fosfor dalam tubuh ditemukan dalam tulang dan gigi. Bersama dengan kalsium, fosfor akan membentuk struktur tulang dan menjaga kekuatannya.
6. Menjaga Kesehatan Mata
Ikan tuna diketahui amengandung sam lemak omega-3 yang dapat membantu menjaga kesehatan mata.
Berdasarkan studi yang digagas peneliti dari Brigham and Women's Hospital, Amerika Serikat, orang yang memiliki kebiasaan mengonsumsi beberapa porsi ikan tuna per pekan berisiko 68 persen lebih rendah mengalami mata kering.
Kondisi mata kering ini ditandai ketika permukaan kornea dan konjungtiva mengering.
Risetnya sendiri melibatkan sekitar 40.000 peserta berusia 45-84 tahun yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan profesional. Peneliti menemukan, kandungan omega-3 dalam tuna dapat meningkatkan kesehatan retina secara menyeluruh.
Tidak hanya itu, mengutip Mayo Clinic, asam lemak omega-3 dapat meningkatkan lapisan minyak pada mata untuk membantu mengatasi mata kering.
Namun, para peneliti mengungkapkan masih dibutuhkan studi lebih lanjut untuk membuktikan khasiat tuna dalam mengatasi masalah mata kering.
7. Membantu Mengatasi Stres
Mengonsumsi ikan tuna ternyata juga bermanfaat bagi kesehatan mental. Pasalnya, ikan ini mengandung vitamin B6 yang dapat menjaga fungsi sel otak dan sel saraf.
Selain itu, vitamin B6 juga meningkatkan produksi hormon serotonin dan norepinefrin yang berperan besar dalam mengatasi stres.
Serotonin sendiri merupakan hormon yang menstabilkan mood dan menimbulkan rasa bahagia. Sementara itu, norepinefrin memengaruhi kemampuan berpikir dan rasa bahagia.
Tidak hanya itu, mengonsumsi ikan tuna sebanyak dua kali dalam satu minggu juga mampu menurunkan risiko depresi sebesar 25 persen pada wanita.
Hal ini dikarenakan ikan ini kata akan omega-3 yang dapat mengontrol hormon pada wanita sehingga membuatnya menjadi lebih tenang dan rileks.
Demikian informasi mengenai tujuh manfaat ikan tuna untuk kesehatan lengkap dengan kandungan nutrisinya.


